Sleman

Bupati Sleman Pastikan Pesantren di Wilayahnya Bersih dari Radikalisme

Bupati Sleman Sri Purnomo memastikan seluruh pesantren dan instansi pendidikan muslim di wilayahnya bersih dari gerakan radikal.

Bupati Sleman Pastikan Pesantren di Wilayahnya Bersih dari Radikalisme
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
kirab para santri dan pelajar usai Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2018 di Lapangan Pemkab Sleman, Senin (22/10/2018) pagi 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bupati Sleman Sri Purnomo memastikan seluruh pesantren dan instansi pendidikan muslim di wilayahnya bersih dari gerakan radikal.

Jawaban itu ia berikan usai menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2018 di Lapangan Pemkab Sleman.

"Tidak ada pesantren di Sleman yang disusupi gerakan radikal ataupun politik praktis," tegas Sri Purnomo, Senin (22/10/2018).

Baca: Ribuan Santri Ikuti Upacara Peringatan HSN di Lapangan Pemkab Sleman

Sri Purnomo berani menjamin hal tersebut lantaran para staf pengajarnya sudah memiliki koridor sendiri dalam memberikan materi ajar ke para santri.

Menurutnya, para staf pengajar di pesantren-pesantren tersebut memberikan bahan ajar yang masih lekat dengan materi persatuan NKRI.

Baca: Kumpulan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional Cocok Dikirim ke Teman di Pondok Pesantren

"Mereka dibina oleh orang-orang yang cinta tanah air," jelas Sri Purnomo.

Kepada para santri, Sri Purnomo berpesan agar mereka fokus untuk belajar dengan giat dan baik.

"Mudah-mudahan mereka bisa menjadi calon cendekiawan yang sangat berguna bagi masa depan," harap Purnomo.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved