Sleman

1.540 Pesilat Beraksi di Lapangan Shiva Candi Prambanan

Sekitar 1.540 pesilat unjuk kebolehan mereka di Lapangan Shiva, Kompleks Candi Prambanan, Sleman pada Minggu (21/10/2018).

1.540 Pesilat Beraksi di Lapangan Shiva Candi Prambanan
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Para pesilat beraksi di Lapangan Shiva, Kompleks Candi Prambanan, Minggu (21/10/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sekitar 1.540 pesilat unjuk kebolehan mereka di Lapangan Shiva, Kompleks Candi Prambanan, Sleman pada Minggu (21/10/2018).

Mereka berasal dari Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri.

Baca: Seribu Pesilat Perisai Diri Bakal Pamer Kepiawaian Bermain Senjata Thoya

Dari pantauan Tribunjogja.com, para pesilat ini memamerkan sejumlah teknik pencak silat yang dikuasai sejak pagi hari.

Acara ini pun dikemas dengan tajuk Para Ksatria Seribu Thoya.

Ketua Panitia acara Hendra Amijaya menjelaskan kegiatan ini digelar sebagai bagian dari Dialog Indonesia Maju ke-29.

"Acara ini juga dihadiri oleh Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X," jelas Hendra ditemui Tribunjogja.com di lokasi acara.

Pesilat yang hadir berasal dari berbagai daerah, terutama dari tuan rumah DIY.

Lainnya dari Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Jakarta, Bali, dan Lampung.

Hendra menjelaskan, Enggartiasto Lukita dihadirkan dengan alasan latar belakang pekerjaan para pesilat yang beragam.

Sebagian di antaranya pun berprofesi sebagai wirausaha.

Baca: Ribuan Pesilat Perisai Diri Bakal Unjuk Kebolehan Bermain Toya di Candi Prambanan

"Intinya kami ingin memotivasi mereka agar mau terlibat untuk memajukan pembangunan negara," kata Hendra.

Ketua Umum Kelatnas Perisai Diri Dwi Sucipto dalam sambutannya meminta para anggotanya untuk mampu mengabdi kepada negara.

Baginya, pengabdian tidak hanya lewat prestasi di bidang persilatan, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan.

"Kami selalu siap untuk menjaga kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," tegas Dwi Sucipto.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved