Yogyakarta

Putus Regenerasi Klitih, FIB UGM Gelar Deklarasi Anti-Klitih

Putus Regenerasi Klitih, Fakultas Ilmu Budaya UGM Gelar Deklarasi Anti-Klitih

Putus Regenerasi Klitih, FIB UGM Gelar Deklarasi Anti-Klitih
Tribun Jogja/ Siti Umaiyah
Wakil dekan FIB UGM bersama panitia kegiatan deklarasi anti klith berfoto bersama Pemred Tribun Jogja 

TRIBUNJOGJA.COM – Masalah keluarga menjadi salah satu akar masalah klitih. Kebanyakan, pelaku klitih berasal dari keluarga yang broken home.

Hal tersebut disampaikan oleh Agus Suwignyo selaku Wakil Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada saat melakukan kunjungan ke Kantor Tribun Jogja pada Rabu (17/10).

Agus melihat, pelaku klitih yang berasal dari keluarga yang broken home tersebut lebih spesifik adalah mereka yang kehilangan ayah.

Baca: Seribu Pesilat Perisai Diri Bakal Pamer Kepiawaian Bermain Senjata Thoya

“Riwayat kekerasan yang dialami anak sejak kecil dalam keluarga juga menjadi salah satu sebab perilaku klitih. Selain itu, lingkungan sosial yang meliputi sekolah dan teman bermain juga berpengaruh,” terangnya.

Dia menyebutkan jika sekolah menjadi tempat untuk mencari hal-hal yang tidak didapatkan dari rumah.

Melihat fenomena tersebut, sebagai upaya memutus regenerasi klitih, FIB UGM mengadakan berbagai kegiatan. Seperti perlombaan meme dan video singkat, pembuatan film dokumenter, ToT, Deklarasi Anti-Klitih, Talkshow dan Audiensi, Roadshow ke sekolah, serta mediasi. (tribunjogja)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved