KPU DIY

KPU DIY Menyerahkan APK pada Peserta Pemilu

Penyerahan APK ini sesuai dengan pasal 33 ayat 1 Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilu.

KPU DIY Menyerahkan APK pada Peserta Pemilu
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
KPU DIY menyerahkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang difasilitasi oleh KPU DIY kepada peserta pemilu di kantor KPU DIY pada Selasa (16/10/2018) siang 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dalam pelaksanaan Tahapan Kampanye Pemilu 2019, KPU DIY menyerahkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang difasilitasi oleh KPU DIY kepada peserta pemilu di kantor KPU DIY pada Selasa (16/10/2018) siang.

Penyerahan APK ini sesuai dengan pasal 33 ayat 1 Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilu.

Baca: Bawaslu DIY Siapkan Tindakan terhadap Pelanggar APK

KPU DIY memberikan APK fasilitasi sebanyak 16 baliho kepada Capres dan Cawapres, sebanyak 11 baliho kepada Partai Politik dan 5 baliho kepada Calon Anggota DPD.

Ketua Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU DIY, Ahmad Shidqi menyampaikan, baliho yang diproduksi dan fasilitasi APK oleh KPU DIY ini ada dua ukuran yakni 4mx7m dan 2mx3m

Shidqi menjelaskan, untuk baliho ukuran 2mx3m ini diproduksi karena di Kota Yogyakarta sesuai dengan Peraturan Walikota yang membatasi segala jenis baliho dan alat peraga reklame paling besar berukuran 2mx3m.

"Sehingga yang ukuran 2x3 ini asumsinya akan dipasang di daerah Kota Yogyakarta," ujar Shidqi pada Tribunjogja.com.

Untuk titik lokasi pemasangan APK juga sudah ditetapkan dalam SK Zonasi dan masing-masing KPU kabupaten dan kota yang sudah menetapkan lokasi yang boleh dan tidak boleh untuk dipasang APK.

Selain itu, SK Zonasi juga mengatur tentang tata cara pemasangan baliho maupun spanduk.

"Kalau provinsi kan hanya memfasilitasi baliho, kalo kabupaten dan kota kan juga memfasilitasi spanduk," lanjut dia.

Shidqi menjelaskan, tata cara pemasangan spanduk tidak boleh dipasang secara melintang, di jalan, pohon maupun tiang listrik.

Sama halnya dengan pemasangan baliho yang harus memakai konstruksi sendiri, sementara konstruksi tersebut harus menjamin keselamatan dan keamanan masyarakat.

Baca: KPU DIY Gelar Rapat Koordinasi Terkait Penyempurnaan Data Pemilih

"Karena kita tahu masa kampanye ini cukup panjang sampai Maret-April itu masih ada pelaksanaan kampanye, sehingga konstruksi dari APK ini kita harapkan cukup kuat," ucapnya.

Ditambahkannya, KPU DIY hanya memfasilitasi produksi dan mencetak untuk pemasangan perawatan masing-masing diserahkan kepada peserta pemilu.

"Jadi tanggung jawab perawatan pemasangan sepenuhnya ada dipeserta pemilu," katanya. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved