Gunungkidul

Aksi Izin Tidak Mengajar di Gunungkidul Diwarnai Ancaman Dikeluarkan dari Pihak Sekolah

Para Guru Tidak Tetap (GTT), dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) diancam untuk dikeluarkan dari sekolah mereka masing-masing.

Aksi Izin Tidak Mengajar di Gunungkidul Diwarnai Ancaman Dikeluarkan dari Pihak Sekolah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Aksi izin tidak mengajar yang dilangsungkan sejak tanggal 15 lalu mendapatkan intimidasi dari pihak sekolah.

Para Guru Tidak Tetap (GTT), dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) diancam untuk dikeluarkan dari sekolah mereka masing-masing.

Baca: SD di Gunungkidul Terdampak Aksi GTT Mogok Mengajar

Hal tersebut dikemukakan oleh Ketua Forum Honorer Sekolah Negeri (FHSN) Gunungkidul, Aris Wijayanto, Selasa (16/10/2018).

Ia menuturkan rencana izin tidak masuk kerja akan dilaksanakan sesuai rencana yaitu sampai dengan tanggal 31 Oktober 2018 esok, akan tetapi ada beberapa GTT maupun PTT yang mendapatkan intimidasi GTT dan PTT akan dikeluarkan dari sekolahnya.

"Inti dari intimidasinya adalah jika tidak cepat-cepat menyudahi gerakan izin tidak mengajar lebih baik keluar dari sekolah," tuturnya pada Tribunjogja.com.

Disinggung mengenai sekolah mana yang mengintimidasi GTT dan PTT saat melakukan aksi izin tidak mengajar ia enggan mengatakannya.

"Soal sekolah mana yang mengintimidasi saya tak mau menyebutkan," tegasnya.

Atas kejadian tersebut pihak Forum FHSN akan segera melakukan rapat koordinasi dengan koordinator dimasing-masing kecamatan.

"Adanya intimidasi atau ancaman ini harus segera disikapi untuk menentukan langkah selanjutnya," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved