Yogyakarta

Ini Kata PT KAI Soal Revitalisasi Stasiun Tugu

Pembenahan stasiun Tugu ini diharapkan mampu menampung penumpang hingga 14.000 orang per hari.

Ini Kata PT KAI Soal Revitalisasi Stasiun Tugu
Tribun Jogja/ Hendra Krisdianto
Stasiun Tugu Yogyakarta 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Direktur Manajemen Aset PT KAI, Dody Budiawan mengatakan revitalisasi Stasiun Tugu bertujuan untuk menampung jumlah penumpang yang lebih besar.

Untuk nilai dan juga desainnya, hingga kini masih dipersiapkan masterplannya.

Baca: Akan Tampung 14.000 Penumpang Sehari, Stasiun Tugu Akan Direvitalisasi

“PT KAI bekerjasama dengan semua pihak untuk revitalisasi stasiun Tugu agar bisa menampung jumlah penumpang lebih besar,” ujarnya pada Tribunjogja.com, Senin (15/10/2018).

Adapun maket revitalisasi stasiun Tugu ini akan dibuat.

Nantinya, dalam revitalisasi ini akan ada  kereta bandara, jarak jauh, antar kota, sehingga, membutuhkan stasiun dengan kapasitas yang lebih besar.

Stasiun Tugu Yogyakarta akan dibenahi untuk menyambut bandara baru New Yogyakarta International Airport.

Pembenahan stasiun Tugu ini diharapkan mampu menampung penumpang hingga 14.000 orang per hari.

"Untuk pengembangan stasiun Tugu, nanti akan ada peningkatan kapasitas dari 7.000 menjadi 14.000 penumpang per hari," kata Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti di kompleks Kepatihan, Senin (15/10/2018).

Haryadi menyebut paparan pada pertemuan ini adalah yang terakhir. Setelahnya, akan ada pengembangan stasiun Tugu sebagai antisipasi dari kesiapan menyambut bandara. Pelaksanaan pengembangan stasiun Tugu ini dijadwalkan pada tahun 2019 mendatang.

"Supaya tidak ketinggalan maka kami siapkan. Masak bandara sudah operasional, malah belum siap apa-apa," katanya.

Baca: Polisi Kempesi Ban Mobil yang Parkir di Pedestrian Stasiun Tugu Yogyakarta

Dalam kesempatan tersebut, Haryadi belum menyebutkan detail pengembangannya nanti akan seperti apa.

Namun, sisi selatan yang saat ini berupa trotoar akan dikembangkan untuk kereta api jarak jauh.

Sementara sisi utara akan digunakan untuk kereta bandara baru.

"Saat ini pengembangannya akan seperti apa akan dikonsep. Traffic dan pengamanannya nanti juga akan diatur supaya yang naik nyaman," ulasnya. (*)

Penulis: ais
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved