Kota Yogya

Blusukan Kangen Kampung di Jetisharjo, Angkat Potensi Wisata Kali Code

Blusukan Kangen Kampung di Jetisharjo, Angkat Potensi Wisata Kali Code Sehingga Bisa Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat.

Blusukan Kangen Kampung di Jetisharjo, Angkat Potensi Wisata Kali Code
Tribun Jogja/ Wahyu Setiawan Nugroho
Suasana Kampung wisata code di Jetisharjo Cokrodiningratan Kota Yogyakarta, Minggu (14/10/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Kampung Wisata Code Cokrodiningratan menggelar Kali Code 2018'>Blusukan Kangen Kampung Kali Code 2018 di bantaran Kali Code Jetisharjo, Minggu (14/10/2018).

Totok Pratopo, inisiator dan pegiat Pemerti Code sekaligus kelompok pelestari Sungai Code berbasis budaya menuturkan melalui event ini merupakan salah satu langkah untuk mengangkat potensi wisata yang ada di kampung Jetisharjo dan bantaran Kali Code.

Suasana Kampung wisata code di Jetisharjo Cokrodiningratan Kota Yogyakarta, Minggu (14/10/2018).
Suasana Kampung wisata code di Jetisharjo Cokrodiningratan Kota Yogyakarta, Minggu (14/10/2018). (Tribun Jogja/ Wahyu Setiawan Nugroho)

Ia menganggap saat ini masih banyak masyarakat yang belum sadar akan potensi yang ada pada bantaran Kali Code.

Baca: Penampilan 40 Peserta Festival Bumi Merapi 2018 Pukau Ribuan Warga Sleman

"Sebenarnya tinggal di bantaran sungai itu menjadi sebuah anugerah dan potensi yang kurang dipahami oleh masyarakat sekitar sini sehingga perlu kita gugah dengan acara ini agar masyarakat sadar bahwa kehidupan di bantaran Kali Code ini memiliki magnet dan potensi wisata," katanya saat ditanya Tribunjogja.com di lokasi acara.

Selain itu, lanjut Totok, roda perekonomian bagi masyarakat sekitar bantaran Kali Code juga akan terangkat. Beragam kuliner khas daerah hingga potensi kesenian maupun budaya dapat disajikan dalam event tersebut.

Suasana Kampung wisata code di Jetisharjo Cokrodiningratan Kota Yogyakarta, Minggu (14/10/2018).
Suasana Kampung wisata code di Jetisharjo Cokrodiningratan Kota Yogyakarta, Minggu (14/10/2018). (Tribun Jogja/ Wahyu Setiawan Nugroho)

"Di sini masih banyak yang memproduksi makanan atau jajanan pasar, mereka harus menjual ke pasar induk dengan margin yang kecil, jika event ini bisa rutin dan terus berjalan tentu akan memberikan efek yang besar untuk industri itu," lanjutnya.

Dalam event yang pertama kali digelar tersebut ada beragam agenda mulai dari workshop seni topeng dengan recycle koran bekas, lomba rock balancing, lomba masak ikan, pentas seni dan bazar yang menyajikan beragam kuliner khas daerah.

Baca: Tertulis di Serat Centhini, Inilah Ramuan Jamu Kunci Kecantikan Para Putri Keraton

Sementara itu, Heroe Poerwadi Wakil Walikota Yogyakarta berharap ini menjadi trigger bagi kampung wisata lainnya untuk mengembangkan potensi wisata khususnya bagi yang berada di bantaran Kali Code.

"Kita (pemerintah) akan mencoba berkomunikasi dengan pihak hotel dan restoran untuk menyajikan paket wisata berkunjung ke kampung wisata ini sehingga ini bisa diangkat dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat," tuturnya. (tribunjogja)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved