Fakta Mengerikan Kematian Mendadak Korban Erupsi Gunung Vesuvius : Darah Mendidih, Tengkorak Hancur

Vesuvius merupakan gunung api aktif yang terletak 12 kilometer dari Naples, salah satu kota metropolitan berisiko tertinggi di dunia

Fakta Mengerikan Kematian Mendadak Korban Erupsi Gunung Vesuvius : Darah Mendidih, Tengkorak Hancur
IST
Warga Pompeii korban letusan Gunung Vesuvius yang dipamerkan di Museum 

TRIBUNJOGJA.com - Vesuvius merupakan gunung berapi aktif yang terletak sekitar 12 kilometer dari Naples, salah satu kota metropolitan dengan risiko tertinggi di dunia, dengan penduduknya lebih dari tiga juta.

Bukti situs arkeologi dan vulkanologi menunjukkan bahwa Vesuvius cenderung memiliki letusan besar (Plinian) setidaknya setiap 2.000 tahun.

Pada tahun 79 peristiwa Plinian terjadi secara tiba-tiba dengan letusan gunung berapi vulkanik berikutnya dan longsoran salju hingga mempengaruhi area yang sangat luas. Ini menyebabkan kehancuran total dengan ribuan korban. Fase letusan awal digerakkan oleh angin selatan dan timur yang dominan, tersebar hingga jarak sekitar 70 kilometer.

Aliran dan aliran piroklastik dari abu vulkanik dan gas panas yang dihasilkan oleh runtuhnya kolom letusan Plinian mencapai hingga 30 kilometer barat laut dan barat Vesuvius.

Misteri Kerangka Tertimpa Bongkahan Batu, Ungkap Dahsyatnya Letusan Vesuvius

Pada fase awal letusan, korban jiwa pertama terjadi di Pompeii sebagai akibat dari atap dan lantai rumah yang runtuh karena tertimpa material vulkanik. Pada jam-jam berikutnya, sisa penduduk Herculaneum dan Pompeii serta mereka yang tinggal di dekat pemukiman dan vila tidak dapat melarikan diri lantaran mereka disergap oleh awan panas.

Di Herculaneum, 300 orang yang berlindung di 12 ruang tepi pantai di sepanjang pantai tiba-tiba ditelan oleh sergapan awan piroklastik pertama. Hanya dalam beberapa jam, kota-kota Herculaneum, Pompeii dan Stabiae, masing-masing terletak sekitar 7, 10 dan 16 kilometer dari gunung, terkubur oleh arus piroklastik berikutnya yang endapan letusannya mencapai ketebalan maksimum 20 meter.

Gunung Agung Kembali Erupsi, Begini Sejarah Letusan Gunung Agung sejak Zaman Kuno Hingga Terkini

Di daerah ini, penyelidikan arkeologi dari tiga abad terakhir menjelaskan bahwa beberapa permukiman Romawi dan ratusan korban manusia, bahkan pada jarak 20 kilometer sejauh Stabiae dan villa pinggiran dekat di Gragnano.

Bencana yang menimpa warga Pompeii akibat letusan Gunung Vesuvius ini memang sudah sejak lama menjadi perhatian. Ini terjadi lantaran jejak-jejak kedahsyatan letusan gunung api itu tergambar jelas lewat jasad-jasad para korban yang membatu. Mereka seolah tewas secara mendadak dan dalam jangka waktu yang sangat singkat.

sekelompok peneliti dari Frederico II University Hospital di Naples menerbitkan hasil kajian mereka di Jurnal Ilmiah Plos One.

Candi Liyangan Terkubur Erupsi Gunung Sindoro

Mereka menghasilkan teori bahwa para korban letusan Gunung Vesuvius ini membuat darah mereka mendidih seketika dan tengkorak kepala mereka hancur meledak.

Halaman
12
Penulis: mon
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help