Gempa Sulawesi Tengah

Sutopo: Relawan Asing Harus Koordinasi dengan PMI dan LSM Lokal

Bantuan internasional dibatasi untuk kebutuhan seperti transportasi, genset, water teatment, dan tenda.

Sutopo: Relawan Asing Harus Koordinasi dengan PMI dan LSM Lokal
KOMPAS.com/Devina Halim
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemulangan relawan asing yang menua polemik, mendapat tanggapan dari Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.

Menurut Sutopo, relawan asing tak bisa bebas masuk ke wilayah terdampak bencana Sulawesi Tengah untuk memberikan bantuan.

Baca: Pemulangan Relawan Asing dari Palu Diprotes LSM Internasional

Bantuan internasional, kata Sutopo, dibatasi hanya untuk kebutuhan yang diperlukan saja, seperti alat transportasi, genset, water teatment, dan tenda.

Pembatasan terhadap relawan asing ini, menurut dia, karena relawan dalam negeri jumlahnya masih mencukupi.

Peraturan itu bukan untuk melarang relawan asing ikut melakukan proses evakuasi. “Tetapi, relawan asing yang ingin memberikan bantuan langsung ke lapangan, harus memiliki izin dari lembaga nasional yang ditunjuk untuk proses evakuasi,” ujar Sutopo.

"Untuk NGO asing diminta untuk berkordinasi dengan PMI dan afiliasi NGO nasional. Mereka bisa masuk setelah diizinkan dan melakukan kordinasi tersebut," kata Sutopo di Kantor BNPB, Utan Kayu, Jakarta Timur.

Dikatakan, izin tersebut penting untuk memastikan semua bantuan dan kegiatan pencarian dan penyelamatan korban terkordinasi dengan baik. (Fitria Chusna Farisa)

.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hanya Relawan Asing yang Kantongi Izin yang Boleh Masuk ke Sulteng"

Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved