Jawa

Sembilan Parpol Terima Banpol Lebih Rp 560 Juta dari Pemkot Magelang

Sebanyak sembilan partai politik (parpol) di Kota Magelang menerima bantuan keuangan partai politik (Banpol) dari Pemerintah Kota Magelang.

Sembilan Parpol Terima Banpol Lebih Rp 560 Juta dari Pemkot Magelang
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Walikota Magelang, Sigit Widyonindito menyerahkan secara simbolis bantuan keuangan kepada ketua dan bendahara parpol penerima, Kamis (11/10/2018) di ruang rapat lantai II Setda Kota Magelang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Sebanyak sembilan partai politik (parpol) di Kota Magelang menerima bantuan keuangan partai politik (Banpol) dari Pemerintah Kota Magelang.

Total bantuan keuangan yang diberikan senilai Rp 560.702.300, diminta dialokasikan untuk pendidikan politik kepada masyarakat.

Baca: Destinasi Wisata Baru di Kota Magelang, Kampung Warna-Warni Berwarna-Warni Bak Pelangi

"Kami harapkan bantuan keuangan ini difokuskan untuk peningkaan kesadaran warga masyarakat tentang kehidupan berpolitik. Serta membantu operasional partai politik," ujar Kepala Badan Kesbangpol Kota Magelang, Djatmo Wahyudi, Kamis (11/10/2018) pada Tribunjogja.com, usai menyerahkan bantuan keuangan untuk partai politik, di ruang rapat lantai II Setda Kota Magelang.

Adapun 9 parpol yang menerima bantuan keuangan antara lain PDI Perjuangan (Rp 156.130.000), Partai Golkar (Rp 81.126.200), Partai Demokrat (Rp 60.108.100), Partai Kebangkitan Bangsa (Rp 56.021.000), Partai Hanura (Rp 52.861.300), PKS (Rp 50.079.100), PAN (Rp 43.595.600), Partai Gerindra (Rp 34.149.300), Nasdem (Rp 26.631.700).

Mereka menerima bantuan keuangan dengan nominal bervariasi.

Hal itu disesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2018 tentang tata cara perhitungan dan besaran bantuan keuangan kepada parpol tahun 2018.

"Untuk diketahui, bantuan keuangan untuk parpol di Kota Magelang adalah sebesar Rp 8.207 per suara. Besaran bantuan keuangan untuk parpol ditetapkan berdasarkan jumlah suara dikalikan Rp 8.207," ujar Djatmo.

Djatmo pun meminta kepada parpol yang belum menyerahkan laporan untuk dapat menyerahkan laporannya, hingga batas waktu yang ditentukan.

Jika tidak mengumpulkan maka resiko akan diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan.Selain itu, parpol juga tidak akan menerima bantuan keuangan kembali.

"Pelaksanaan bantuan keuangan ini tinggal 2,5 bulan hingga akhir tahun 2018. Parpol harus sudah membuat laporan pertanggungjawaban satu bulan setelah tahun anggaran atau tanggal 31 Januari 2019 mendatang," terang Eri.

Sementara itu, Walikota Magelang, Sigit Widyonindito, menambahkan, pihaknya terus memfasilitasi seluruh kegiatan untuk pembangunan demokrasi.

Baca: One Day Tour 2018, Fotografer Diajak Membingkai Keindahan Kota Magelang

Satu di antaranya dengan bantuan keuangan partai politik ini.

Ia pun menghimbau agar parpol menggunakan dana bantuan dengan penuh kehati-hatian.

"Pemberian bantuan keuangan seperti ini sudah berjalan lancar dari tahun ke tahun. Saya harap parpol penerima bisa menggunakan bantuan ini dengan penuh kehati-hatian, manfaatkan sesuai dengan kemanfaatannya," kata Sigit. (*)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved