Kota Yogya

Pertahankan Lahan Pertanian Produktif, Gapoktan Sorosutan Mampu Hasilkan 11 Ton Gabah Perhektare

Pertahankan Lahan Pertanian Produktif, Gapoktan Sorosutan Mampu Hasilkan 11 Ton Gabah Perhektare

Pertahankan Lahan Pertanian Produktif, Gapoktan Sorosutan Mampu Hasilkan 11 Ton Gabah Perhektare
Tribun Jogja/ Kurniatul Hidayah
Panen raya padi di Kelurahan Sorosutan, Kamis (11/10/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM - Gapoktan Kelurahan Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta menggelar acara panen raya, Kamis (11/10/2018). Di atas lahan seluas 8 hektare, setidaknya para petani bisa menghasilkan gabah 11 ton perhektare. 

Ketua Gapoktan Sorosutan, Sunarjo menjelaskan bahwa pihaknya masih bisa bertahan di tengah himpitan beton yang kian merajai area perkotaan.

Setidaknya hingga saat ini, di mana pemilik lahan masih kekeuh mempertahankan sawahnya dan belum terpikat menyulapnya sebagai bangunan bertingkat atau sekadar warung jajan anak-anak sekolahan.

"Pada panen raya 2016, luas lahan masih ada 12,977 hektare. Namun pada tahun ini tersisa 8 hektare. Kami harus mengupayakan agar produksi yang ada ini, tidak membuat produksi tidak menurun," ucapnya.

Baca: Rupiah Melemah, Pengusaha Mebel Lokal Justru Raup Untung Besar

Sunarjo menjelaskan bahwa kelompoknya terus berupaya untuk memaksimalkan hasil panen di lahan yang tersisa.

Proses tidak mengkhianati hasil. Sempitnya lahan mampu menangkis kekhawatiran akan merosotnya jumlah produksi padi pada panen raya tahun ini.

"Kemarin diambil 3 sample di tiga tempat. Sudah keluar hasilnya 10,5 ton, 12,19 ton, 13,16 ton. Dulu total keseluruhan sejumlah 9,2 ton per hektare. Saat ini meninggat menjadi 11,96 ton per hektare," ujarnya. (tribunjogja)

Penulis: kur
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved