Ekonomi

Maybank Jalin Kemitraan Lindung Nilai Syariah dengan PT SMI

Maybank Jalin Kemitraan Lindung Nilai Syariah dengan PT Sarana Multi Infrastruktur.

Maybank Jalin Kemitraan Lindung Nilai Syariah dengan PT SMI
internet
maybank 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COMMaybank Indonesia hari ini melakukan seremoni jalinan kemitraan strategis dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), melalui penyediaan Foreign Currency Hedging iB, produk lindung nilai (hedging) berbasis syariah, kepada SMI.

Foreign Currency Hedging iB adalah produk lindung nilai (hedging) berbasis syariah, yang pada saat diluncurkan oleh Maybank Indonesia, pada awal Februari 2018 merupakan satu-satunya dan pertama di Indonesia.

Foreign Currency Hedging iB yang disediakan bagi PT SMI diimplementasikan melalui mekanisme transaksi Cross Currency Hedging iB, yang merupakan perjanjian antara 2 pihak untuk melakukan serangkaian pertukaran dua valuta yang berbeda selama jangka waktu tertentu berdasarkan prinsip Syariah al-Tahawwuth al-Murakkab (Transaksi Lindung Nilai Kompleks) atau al-Tahawwud al-Basith (Transaksi Lindung Nilai Sederhana) sesuai kompleksitas transaksinya.  

Baca: Sepatu Rajut Karya Silvi Tembus Pasar Malaysia dan Italia

Kemitraan lindung nilai ini bernilai sebesar USD 128 Juta, menjadikannya sebagai kemitraan strategis  sharia hedging pertama terbesar di Indonesia.

Manfaat produk lindung nilai bagi nasabah adalah untuk memitigasi risiko dari pergerakan nilai tukar selama jangka waktu tertentu sehubungan dengan kebutuhan nasabah untuk membayar kewajibannya baik berupa bagi hasil/margin/sewa dan pokok pembiayaan dalam mata uang tertentu, sedangkan sumber dana atau pendapatan untuk membayar kewajiban tersebut diperoleh dari mata uang yang berbeda.

“PT SMI sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) yang bergerak di bidang pembiayaan pembangunan infrastruktur memiliki mandat untuk melakukan leverage modal yg telah diberikan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur nasional. Berbagai alternatif pendanaan dilakukan PT SMI, dari perbankan, pasar modal dan sumber pendanaan dalam dan luar negeri,” kata Direktur Utama SMI Emma Sri Martini, Kamis (11/10/2018). (tribunjogja)

Penulis: vim
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help