Yogyakarta

Komite Disabilitas DIY Sebut Ada Sejumlah Permasalahan Terkait Pendaftaran CPNS 2018 bagi Difabel

Kuota formasi CPNS bagi penyandang disabilitas sebesar 1-2 persen dirasa kurang.

Komite Disabilitas DIY Sebut Ada Sejumlah Permasalahan Terkait Pendaftaran CPNS 2018 bagi Difabel
Trbun Jogja/ Noristera Pawestri
Komite Perlindungan dan Pemenuhan Hak-hak Penyandang Disabilitas DIY saat menggelar jumpa pers terkait dengan penerimaan CPNS 2018, Kamis (11/10/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Selain kuota formasi CPNS 2018 bagi penyandang disabilitas tidak memenuhi ketentuan UU Nomor 8 Tahun 2016, sejumlah permasalahan lain dikeluhkan oleh para penyandang disabilitas.

Permasalahan lainnya terkait penerimaan CPNS yakni formasi yang disediakan hanya terbatas bagi disabilitas fisik.

Baca: Formasi CPNS untuk Penyandang Disabilitas di DIY Belum Sesuai Undang-undang

Sementara untuk tuna netra, tuna rungu, tuna grahita tidak ada dalam kualifikasi.

Padahal sesuai ketentuan Undang-Undang 8 Tahun 2016 hak pekerjaan dilaksanakan tanpa diskriminasi.

Komisioner Bidang Pemantauan dan Layanan Pengaduan Komite Disabilitas DIY, Winarta menyampaikan, semestinya penerimaan CPNS tidak dibatasi pada ragam disabilitas tertentu.

"Ragam disabilitas yang mendaftar masih diskriminatif, hanya ragam disabilitas tertentu yang dianggap memenuhi syarat untuk mendaftar," kata Winarta pada Tribunjogja.com, Kamis (11/10/2018).

Menurut dia, di dalam ragam disabilitas tersebut belum mengikuti standar peraturan perundang-undangan.

Di samping itu, proses penerimaan CPNS belum mempertimbangkan pentingnya kebijakan afirmasi.

Menurut dia, rata-rata pendidikan penyandang disabilitas cenderung lebih rendah.

Halaman
12
Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved