Hukum

Dugaan Korupsi Kredit KUR BRI Unit Magelang, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

Modus yang kemudian dilakukan adalah tersangka menggunakan surat keterangan usaha fiktif dari nasabah yang diajukan dalam pengajuan kredit tersebut.

Dugaan Korupsi Kredit KUR BRI Unit Magelang, Polisi Tetapkan 2 Tersangka
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Kasatreskrim Polres Magelang Kota, AKP Rinto Sutopo (kiri) dan Kasubag Humas Polres Magelang Kota, AKP Nur Sajaah, menunjukkan barang bukti berupa uang hasil korupsi kredit KUR di Bank BRI Unit Magelang, Kamis (11/10/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Jajaran Satreskrim Polres Magelang Kota berhasil menguak kasus korupsi pengajuan dan pencarian kredit usaha rakyat (KUR) di Bank BRI Unit Magelang.

Dua orang tersangka dibekuk, satu dari dua tersangka adalah mantri di Bank BRI Boton yang sampai membikin hasil survey fiktif agar kredit bisa cair.

Baca: Jual Hasil Curian di Facebook, 2 Remaja Pembobol Konter Dicokok Polres Magelang

Kedua tersangka yang terlibat dalam kasus korupsi yakni Masduki Zen (35) asal Dusun Digul, Pirikan, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, dan Handrianus Hendhi Widya Harsanto (29) asal Gupit Kadirojo, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang.

Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan, melalui Kasatreskrim Polres Magelang Kota, AKP Rinto Sutopo, mengatakan, dugaan kasus korupsi itu terjadi rentang waktu 14 Desember 2015-15 Agustus 2016 lalu di BRI Unit Botton Jalan Veteran Magelang.

Zen, tersangka pertama, dibantu dengan Hendhi untuk melancarkan aksi kejahatannya.

"Pertama, Zen meminta bantuan Kikin Muttaqin dan Kalistianto untuk mencari nasabah guna dipinjam namanya dan mengajukan kredit KUR di BRI Botton. Pangajuan kredit diproses Hendhi sebagai mantri di BRI Botton tanpa prosedur yang benar,” ujar Rinto pada Tribunjogja.com, Kamis (11/10/2018).

Dalam kasus ini, Zen mengajukan kredit ke BRI Botton sebanyak 11 nasabah dengan jumlah total Rp 229 juta.

Modus yang kemudian dilakukan adalah Zen menggunakan SKU (surat keterangan usaha) fiktif dari nasabah yang diajukan dalam pengajuan kredit tersebut.

Lalu, Hendhi, tersangka kedua, menyalahi prosedur dalam proses pencairan kredit.

Halaman
123
Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved