Kulonprogo

Buruh Bangunan Edarkan Pil Yarindo ke Pelajar

Kepolisian Resor Kulonprogo menangkap seorang buruh bangunan asal Srandakan, Bantul, lantaran mengedarkan pil Yarindo.

Buruh Bangunan Edarkan Pil Yarindo ke Pelajar
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Kepolisian Resor Kulonprogo menangkap seorang buruh bangunan asal Srandakan, Bantul, lantaran mengedarkan pil Yarindo.

Dalam aksinya, pelaku kerap menjual obat-obatan terlarang itu kepada kalangan pelajar. 

Penangkapan pelaku, Ma (20), dilakukan setelah polisi mendapat informasi transaksi jual beli obat yang masuk Daftar G (obat keras dengan izin edar khusus) tersebut.

Dari situ, penyelidikan dikembangkan hingga akhirnya dipastikan akan adanya transaksi di seputaran Wates.

Petugas kemudian mengamankan Tm, pembeli yang kini berstatus saksi. Dari tangannya, petugas menyita 5 butir pil Yarindo yang dibelinya dari Ma.

Baca: Tekan Penyebaran Berita Hoak, Polda DIY Tingkatkan Patroli Cyber

"Dari situ petugas melakukan pengejaran terhadap Ma dan ditangkap di rumahnya di Bantul. Ada 128 pil siap edar yang berhasil diamankan,"kata Wakil Kepala Polres Kulonprogo, Kompol Dedi Surya Dharma, Kamis (11/10).

Pengakuan tersangka, barang haram itu didapatnya dari pemasok di Lumajang, Jawa Timur dan ia sudah tiga kali bertransaksi melakukan pengambilan barang. Setiap kali pengambilan ia bisa mendapatkan 1.000 butir pil dan diedarkannya di wilayah Bantul dan Wates. Setiap paket berisi 10 butir dijualnya pada kisaran Rp35.000 hingga Rp45.000. (tribunjogja)

Penulis: ing
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help