Sri Mulyani: OECD Menilai Ekonomi Indonesia Sangat Positif

Sri Mulyani menyatakan dirinya senang dengan hasil survei ekonomi Indonesia yang dirilis Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).

Sri Mulyani: OECD Menilai Ekonomi Indonesia Sangat Positif
ist
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D 

TRIBUNJOGJA.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyatakan dirinya senang dengan hasil survei ekonomi Indonesia yang dirilis Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).

Dalam survei tersebut, OECD menyebut perekonomian Indonesia tumbuh dengan positif.

“Saya sangat senang bahwa pandangan umum OECD terhadap ekonomi Indonesia sangat positif dan sangat menginspirasi,” ujar Sri Mulyani di sela-sela Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Bali, Rabu (10/10/2018).

Sri Mulyani mengungkapkan, hal yang patut diperhatikan dalam hasil survei ekonomi Indonesia oleh OECD adalah keadaan ekonomi Indonesia menunjukkan hasil pertumbuhan positif meski sedang mengalami tekanan penurunan ekonomi global.

Sekretaris Jenderal OECD, Angel Gurria memaparkan hasil survei yang menyoroti pentingnya kebijakan untuk meningkatkan ketahanan atas berkembangnya peningkatan risiko global.

Gurria mengatakan, tingkat kepercayaan (confidence level) kepada pemerintah Indonesia lebih tinggi daripada semua negara-negara OECD.

Menurut Sri Mulyani, hasil temuan survei tersebut bisa menjadi basis untuk kerja sama ke depan dalam konteks OECD-Indonesia Joint Work Program.

Survei ekonomi Indonesia oleh OECD dilakukan secara berkala setiap dua tahun sejak 2008. Survei tahun 2018 ini juga menandai peringatan 10 tahun kolaborasi pemerintah Indonesia dengan OECD dalam program ini.

Survei OECD menyoroti perkembangan terkini dan juga tantangan yang dihadapi negara untuk terus maju.

Hasil survei memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,2 persen tahun ini dan 5,3 persen di 2019, dan juga memaparkan agenda untuk membuat ketahan ekonomi semakin kuat dan semakin inklusif.

Halaman
12
Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved