Yogyakarta

Pemda DIY Siapkan Tiga Jurus Jitu untuk Tingkatkan Investasi

Pemda DIY Siapkan Tiga Jurus Jitu untuk Tingkatkan Investasi Guna Mengatasi Masalah Kemiskinan

Pemda DIY Siapkan Tiga Jurus Jitu untuk Tingkatkan Investasi
IST
Ilustrasi Investasi 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Yosef Leon Pinsker

TRIBUNJOGJA.COM - Pengentasan masalah kemiskinan dan ketimpangan pendapatan masih menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi pemerintah daerah (Pemda) DIY.

Menurut data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, jumlah penduduk miskin pada Maret 2018 ada sebanyak 460,10 ribu orang.

Sementara untuk ketimpangan pendapatan atau ratio gini, pada Maret 2018 lalu mencapai angka 0,441.

Salah satu program yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJM Daerah) dari Gubernur DIY adalah mengentaskan kemiskinan dan mendorong pemerataan pendapatan lewat sektor investasi.

Baca: Rupiah Sentuh Rp 15 Ribu, Transaksi Money Changer Meningkat Hingga 40 Persen

Dengan tumbuhnya investasi, maka diharapkan akan terjadi akselerasi roda perekonomian yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi menjadi lebih tinggi.

Kepala Badan Kerjasama dan Penanaman Modal (BKPM) DIY, Arief Hidayat mengutarakan, pihaknya telah mempunyai tiga program strategis demi mendongrak pertumbuhan investasi di DIY.

Di antaranya yakni penentuan area investasi, mencari pembeda atau ciri khas yang menjadi keunggulan daerah, dan kolaborasi dengan setiap pihak.

DIY, dinilai Arief juga memiliki berbagai keunikan dari segi investasi karena predikatnya sebagai kota budaya, pendidikan, serta demografi, dan pariwisatanya. Permasalahan sekarang adalah bagaimana memanfaatkan peluang tersebut menjadi suatu kebangkitan bagi perekonomian lokal.

"Peluang itulah yang dilihat oleh calon investor bukan potensi. Jadi kita sudah harus siap dari semua segi baik regulasi, kalkulasi, dan lahan, itu yang mereka lihat sebagai informasi awal," kata Arief, saat ditemui di kantornya, Rabu (10/10/2018).

Baca: Daftar Harga Pertamax Terbaru Rilis Pertamina, Harga Pertalite Tetap

Pertumbuhan realisasi investasi di DIY, sambungnya, dari tahun ke tahun juga selalu mengalami peningkatan.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh pihaknya, sampai dengan triwulan II 2018 secara kumulatif total investasi tumbuh senilai 1,62 persen.

Totalnya mencapai angka Rp 18.928.857.194.802, yang terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp9.884.996.293.467 dan Penanaman Modal Asing (PMA) di angka Rp9.043.860.901.335.

Dari jumlah tersebut, nilai yang terbesar dipegang oleh Kabupaten Sleman yang secara kumulatif menyumbang Rp139.937 juta, terdiri dari Rp109.431 juta PMDN dan Rp30.505 juta PMA.

Terendah adalah Kabupaten Gunungkidul yang menyumbang hanya dari PMDN yakni Rp350 juta atau 0,12 persen. (tribunjogja)

Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help