Liga 2 2018

Komunikasi Buruk Dinilai Jadi Faktor Kekalahan PSIM Yogya

Seakan tanpa perlawanan, gawang Laskar Mataram tampak begitu mudah dibobol di sepanjang babak pertama.

Komunikasi Buruk Dinilai Jadi Faktor Kekalahan PSIM Yogya
TRIBUNJOGJA.COM / Bramasto Adhy
Pemain PSS Sleman, Cristian Gonzales (10) mencetak gol ke gawang PSIM Yogyakarta dalam lanjutan Liga 2 2018 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (10/10). Pertandingan berakhir dengan skor 4-0 untuk kemenangan PSS Sleman. 

TRIBUNJOGJA.COM - Buruknya komunikasi antar pemain, khususnya di lini belakang, dinilai menjadi faktor utama kekalahan PSIM dari PSS.

Seakan tanpa perlawanan, gawang Laskar Mataram tampak begitu mudah dibobol di sepanjang babak pertama.

Baca: Pesta Gol Kontra PSIM Yogyakarta, PSS Sleman Berada di Puncak Klasemen

"Babak pertama koordinasi dan komunikasi tidak berjalan baik. Tiga gol di babak pertama tercipta karena kesalahan kami," kata Pelatih Kepala PSIM, Bona Elisa Simanjuntak pada Tribunjogja.com.

"Ini benar-benar jauh dari dugaan kita, karena target kami di sini kan ingin meraih poin penuh. Tapi, para pemain saling berharap, saling tunggu, tidak ada komunikasi. Gol pertama, ke dua, ke tiga, saya kira karena itu," imbuhnya.

Namun, pelatih yang pernah berkarir di PSS semasa menjadi pemain tersebut, tetap mengapresiasi perjuangan seluruh anak asuhnya di sepanjang laga.

Meski menelan hasil yang terbilang cukup menyakitkan, Bona berusaha menerima.

"Para pemain sudah berusaha dan bekerja keras. Babak ke dua permainan anak-anak mulai bangkit. Tapi, hasilnya kami kalah, kami harus menerima," ucapnya.

Baca: Bertukar Jersey, Pemain PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta Bawa Pesan Damai untuk Suporter

Sementara itu, bek tengah PSIM, Fandy Edy, mengaku dibikin kerepotan oleh pergerakan striker kawakan Cristian Gonzales.

Benar saja, lini belakang Laskar Mataram memang tampak kesulitan mengawal mantan andalan Timnas Indonesia tersebut.

"Memang, dia agak ribet dijaga, mantan pemain Timbas dan sangat berpengalaman," pungkasnya. (*)

Penulis: aka
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved