Bantul

Pemkab Bantul Beli 17 Truk untuk Tangani Persoalan Sampah

Pemkab Bantul Beli 17 Truk untuk Tangani Persoalan Sampah. Truk akan Dibagikan untuk 17 Kecamatan yang Ada di Bantul.

Pemkab Bantul Beli 17 Truk untuk Tangani Persoalan Sampah
Tribun Jogja
Bupati Bantul, Suharsono 

Laporan Reporter Tribun Jogja Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Kabupaten Bantul membeli sedikitnya 17 unit truk. Puluhan truk baru ini nantinya akan di bagikan kepada masing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten Bantul.

Bupati Bantul Drs Suharsono mengatakan pembelian 17 truk oleh pemkab Bantul ini nantinya akan difungsikan sebagai armada pengangkut sampah. Upaya ini dilakukan untuk menyongsong Bumi Projotamansari bebas sampah 2019.

"Pemkab Bantul membeli 17 truk. Truk ini baru semua, bukan second. [Pembelian truk] sudah disetujui dianggaran perubahan, paling [datangnya] bulan depan. 17 kecamatan nanti [dibagi truk] satu-satu," kata Suharsono, seusai ikut prosesi kirab seni budaya di Desa Sumbermulyo, Senin (08/10/2018) kemarin.

Baca: DIY Siap Sambut Dimas Diajeng 2018

Pengadaan truk pengangkut sampah di tiap-tiap kecamatan itu, menurut Suharsono, nantinya akan sangat berguna untuk mempermudah dan mempercepat proses pengangkutan sampah yang ada di Bantul.

Selain membeli armada truk untuk penanganan sampah, Suharsono juga meminta seluruh Pemerintah Desa memiliki program pengadaan bak sampah di masing-masing padukuhan.

Tujuannya, supaya sampah di tiap-tiap padukuhan bisa terkumpul dalam satu tempat.

Baca: Dorong Generasi Muda Berkarya, Faber-Castell Gelar Lomba Gambar Sport Mania

Bak sampah yang ada di tiap-tiap padukuhan ini, diminta oleh Bupati berbentuk Arm roll, praktis dan menampung banyak.

Pengadaannya melalui anggaran Dana Desa yang tertuang di Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) di pemerintah desa (Pemdes) setempat.

"Uang rakyat untuk rakyat. Dana desa saya suruh buat [beli] bak sampah di kampung-kampung, dusun-dusun. Kalau dulunya suruh bikin bak sampah tapi repot gunakke tenogo (membutuhkan tenaga). Makanya pakai (arm rool), seperti di depan rumah saya itu. Jadi kalau kebak (penuh) tinggal di angkut pakai truk dan dibuang ke pembuangan sampah," tutur Bupati. (tribunjogja)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help