Kulonprogo

Kecelakaan Tunggal di Wates, Satu Jiwa Melayang

Sebuah mobil berisi tujuh orang mengalami ringsek akibat kecelakaan tunggal di Jalan Wates-Yogya wilayah Durungan, Wates, Rabu (3/10/2018).

Kecelakaan Tunggal di Wates, Satu Jiwa Melayang
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Proses evakuasi bangkai mobil yang terlibat kecelakaan tunggal di jalan Wates-Yogya wilayah Wates, Rabu (3/10/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Sebuah mobil berisi tujuh orang mengalami ringsek akibat kecelakaan tunggal di Jalan Wates-Yogya wilayah Durungan, Wates, Rabu (3/10/2018).

Satu orang penumpang meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

Kecelakaan itu bermula ketika mobil wagon bernomor polisi AD 9285 AC yang ditumpangi satu keluarga asal Kali Kuning, Jomboran, Klaten itu melaju cukup kencang menuju Cilacap.

Mobil dikemudikan Joko WIdarto itu berisi tiga penumpang dewasa dan tiga orang anak.

Setibanya di lokasi kejadian dengan ruas menikung itu, mobil berusaha mendahului kendaraan lain di depannya namun terlalu jauh masuk ke lajur kanan.

Mobil lalu oleng dan langsung menabrak trotoar hingga nyungsep ke pekarangan sedalam dua meter di tepi jalan.

"Mobilnya agak meleng ke kanan dan oleng lalu nabrak trotoar," jelas warga sekitar, Yudi Duta pada Tribunjogja.com

Pengemudi dan seluruh penumpang lalu dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Namun, setelah perawatan medis , nyawa penumpang bernama bernama Nandian Putri Widarto (9) tak tertolong lantaran mengalami luka serius di bagian kepala.

Pengemudi dan tiga penumpang lain hanya mengalami luka ringan sedangkan dua lainnya harus menjalani perawatan lebih lanjut karena keluhan nyeri punggung dan retak tulang leher.

Kasat Lantas Polres Kulonprogo, AKP Maryanta mengatakan, berdasarkan keterangan saksi dan olah kejadian perkara, kecelakaan diduga karena pengemudi mobil lalai dan tidak menguasai laju kendaraan.

Ia kehabisan jalan saat berusaha menyalip kendaraan lain dalam kecepatan tinggi sehingga memutuskan banting kemudi ke kanan dan menghajar trotoar lalu masuk pekarangan warga.(*)

Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved