Uang Dikembalikan, Korban Dugaan Penipuan Investasi Minta Kasus Tetap Dilanjutkan

terlapor tiba-tiba mengembalikan uang yang sebelumnya diinvestasikan ketiga korban beberapa hari yang lalu.

Uang Dikembalikan, Korban Dugaan Penipuan Investasi Minta Kasus Tetap Dilanjutkan
tribunjogja.com/rid
Rachmat K Siregar SH, kuasa hukum korban dugaan penipuan investasi. 

TRIBUNJOGJA.COM - Merasa tertipu, tiga orang yang menjadi korban dugaan penipuan investasi aset melaporkan salah satu ustaz (ustadz) berinisial YM ke Polda DIY pada tahun 2017.

Karena dilaporkan secara hukum, pihak terlapor tiba-tiba mengembalikan uang yang sebelumnya diinvestasikan ketiga korban beberapa hari yang lalu.

Pengembalian tersebut diduga untuk menggugurkan proses hukum.

Baca: Niat Jual Tanah, Warga Berbah Sleman Ini Malah Jadi Korban Penipuan Sebesar Rp27 Miliar

Karena itu, pihak pelapor mendesak Polda DIY untuk tetap melanjutkan proses hukum tersebut, mengingat pengembalian itu merupakan bukti bahwa sebelumnya telah terjadi tindak penipuan dan penggelapan yang dilakukan UYM.

Rachmat K Siregar SH, selaku kuasa hukum salah satu korban yakni Roso Wahono mengatakan,

bahwa kejadian bermula saat kliennya beserta Bambang Setyo dan Yuni Hastuti ditawari pihak terlapor untuk menginvestasikan sejumlah uang dalam bentuk patungan.

Ketiganya pun menginvestasikan sejumlah uang antara lain sekitar Rp1juta, Rp3juta dan Rp10 juta kepada pihak terlapor melalui sebuah Koperasi.

Namun, lambat laun pihak terlapor tidak menepati janjinya terkait keuntungan dari investasi tersebut, terlebih pihak telapor menghilang.

Selain itu, di tahun 2014 pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan Koperasi tersebut ilegal.

"Karena tidak bisa dihubungi dan dinyatakan ilegal maka lapor ke Polda DIY tahun 2017. Kurang lebih setahun proses di Polda, proses pemeriksaan juga sudah bergulir," katanya, kemarin Jumat (28/9/2018).

Kejanggalan pun muncul, di tengah proses hukum yang berjalan pihak terlapor tiba-tiba mengembalikan uang investasi kepada ketiga korban.

Baca: Buron Lima Hari, Pelaku Pencurian Brankas Milik Warga Umbulharjo Berhasil Dibekuk Polisi

Sambungnya, untuk Roso Wahono sendiri menginvestasikan uang sejumlah Rp10 juta, dan selama 4 tahun dikembalikan Rp13,2 juta yang dirasa tidak sesuai perjanjian awal tersebut.

Selain itu, ternyata setelah ditelisik pihaknya, banyak korban yang tertipu investasi tersebut, bahkan jumlahnya mencapai ribuan.

Karena itu, pihaknya beranggapan pengembalian tersebut sebagai upaya terlapor agar tidak melanjutkan proses hukum tersebut.

Sementara itu, Kapolda DIY, Brigjen Pol Ahmad Dofiri saat dikonfirmasi akan melakukan pengecekan terkait sejauh mana proses hukum kasus tersebut berjalan.(rid/tribunjogja)

Penulis: rid
Editor: ose
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved