Kota Magelang

Aplikasi DataGo Jadi Inovasi Terbaik di Krenova Kota Magelang

Aplikasi DataGo ini ditetapkan sebagai inovasi terbaik karena mempermudah masyarakat mengakses data.

Aplikasi DataGo Jadi Inovasi Terbaik di Krenova Kota Magelang
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Magelang, Arif Barata Sakti (tengah) mengumumkan hasil Karya Kreasi dan Inovasi (Krenova) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan BUMD Kota Magelang tahun 2018, Kamis (27/9) di Kantor Balitbang Kota Magelang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Apilkasi DataGo buatan Dinas Komunikasi dan Statistik (Diskominsta) Kota Magelang menjadi juara dalam kompetisi Karya Kreasi dan Inovasi (Krenova) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan BUMD Kota Magelang tahun 2018.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Magelang, Arif Barata Sakti mengatakan, aplikasi DataGo ini ditetapkan sebagai inovasi terbaik karena sudah diterapkan di masyarakat, sehingga mempermudah masyarakat mengakses data.

Baca: Gandeng Tribun Jogja, Pemkot Magelang Gelar Pelatihan Bakohumas Tahun 2018

"Diskominsta membawa Implementasi Open Data melalui Sistem Informasi DataGo dalam Mendukung Konsep Satu Data Indonesia," ujar Arif pada Tribunjogja.com, Kamis (27/9/2018).

DataGo sendiri adalah aplikasi yang dibuat oleh Diskominsta Kota Magelang yang memungkinkan masyarakat mengakses data yang ada di pemerintah kota Magelang atau data lainnya dengan mudah.

Dari data strategis triwulan, data indikator makro, daerah dalam angka, data pilah gender, statistik kelurahan, indikator kinerja, geospasial, e-library, update statistik, open data, sampai perkembangan harga di pasar.

Arif mengatakan, Krenova OPD dan BUMD di Kota Magelang sendiri sudah memasuki tahun kedua digelar.

Setidaknya terdapat 27 proposal yang masuk, terdiri dari 20 kategori layanan publik, enam karya tata kelola pemerintahan, dan satu urusan pemerintahan.

"Pendaftaran sendiri dimulai Agustus 2018, seluruh karya yang masuk diseleksi, mulai dari seleksi administrasi hingga presentasi. Seleksi tersebut menyangkut kelengkapan dokumen dan karya yang dikirim sudah diimplementasikan," imbuhnya.

"Kemudian digelar technical meeting dan presentasi, menjadi 13 karya. Lalu ke-13 karya ini kita verifikasi dan mereka juga memberikan paparan. Berdasarkan penialian dewan juri maka ada enam karya yang dianggap terbaik dan lolo sebagai juara maupun juara harapan," terangnya.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved