Diam-diam Kubah Lava Gunung Merapi Terus Tumbuh, Masyarakat Diminta Tak Khawatir

Gunung Merapi sekilas terlihat diam beberapa waktu terakhir. Tetapi gunung tersebut dipantau terus beraktivitas

Diam-diam Kubah Lava Gunung Merapi Terus Tumbuh, Masyarakat Diminta Tak Khawatir
Tribunjogja/Rendika Ferri K
Kepala Pusdiklat BNPB, Agus Wibowo (kiri), Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edi Susanto (tengah), dalam Simulasi Penanggulangan Bencana 2018 di Hotel Atria Kota Magelang, Selasa (25/9/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Gunung Merapi sekilas terlihat diam beberapa waktu terakhir. Tetapi gunung tersebut dipantau terus beraktivitas. Kubah lava yang terbentuk terus tumbuh dan bertambah.

Kendati demikian, masyarakat diminta tak khawatir karena laju pertumbuhan rendah, dan erupsi yang terjadi diperkirakan erupsi efusif yang bersifat jinak.

Kepala Seksi Gunung Merapi BPPTKG Yogyakarta, Agus Budi Santoso, mengatakan, Gunung Merapi sejak tanggal 12 Agustus 2018 sudah dinyatakan memasuki fase erupsi.

Erupsi yang terjadi adalah erupsi efusif.

Baca: Mengenali Karakteristik dan Potensi Bahaya Erupsi Gunung Merapi

"Erupsi efusif adalah erupsi yang cukup jinak yang tidak seperti erupsi tahun 2010. Jadi masyarakat diharapkan untuk tetap melanjutkan aktivitas seperti biasa karena statusnya masih waspada," terang Agus.

Agus mengatakan kubah lava yang muncul tanggal 21 Agustus kemarin terus tumbuh, tetapi laju pertumbuhan kubah lava sendiri masih tergolong rendah. Saat ini, laju pertumbuhan kubah lava ada di bawah 1000 Meter Kubik.

"Jumlah ini lebih kecil dibandingkan pada rentang tahun 1992 sampai 2006, yang dapat mencapai 20.000 Meter Kubik. Laju tersebut memang sangat rendah," ujarnya.

Dikatakannya, sesuai morfolog Gunung Merapi, ancaman erupsi mengarah ke tenggara selatan,

tetapi terdapat catatan bahwa kubah lava telah terjadi longsoran ke arah barat mengisi cekungan kawah.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: ose
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved