KPU DIY

Dana Kampanye Peserta Pemilu Harus Dilaporkan Tiga Tahap

Siti Ghoniyatun, Kepala Divisi Hukum KPU DIY menjelaskan, peserta pemilu, Partai Politik maupun calon DPD harus melakukan 3 kali pelaporan

Dana Kampanye Peserta Pemilu Harus Dilaporkan Tiga Tahap
TRIBUNJOGJA.COM / Siti Umaiyah
Ilustrasi: KPU DIY adakan deklarasi kampanye damai dengan rute kepatihan-kantor kpu DIY pada Minggu (23/9/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM,YOGYA - Pelaporan Dana Kampanye peserta pemilu harus dilaporkan selama tiga kali, yakni di awal, tengah dan akhir.

Siti Ghoniyatun, Kepala Divisi Hukum KPU DIY menjelaskan, jika para peserta pemilu, baik Partai Politik maupun calon Dewan Pimpinan Daerah harus melakukan 3 kali pelaporan.

Disebutkan, yakni Laporan Awal Dana Kampanye (LADK), Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK), serta Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK).

Mengenai LADK, dia menjelaskan seluruh peserta sudah melaporkan ke KPU sampai dengan tanggal 23 September 2018.

Namun, KPU juga memberikan waktu bagi peserta untuk melakukan perbaikan sampai dengan tanggal 27 September 2018.

"Kita berikan waktu untuk melengkapi selama 5 hari. Nanti setelah sudah diperbaiki KPU juga akan mengumumkan kepada masyarakat mengenai jumlah dana kampanye yang dimiliki oleh peserta. Saat ini masih tahap perbaikan," ungkapnya.

Dia menjelaskan, jika semua detail dana kampanye yang dimiliki oleh peserta, baik sumbangan, penerimaan juga akan diumumkan.(tribunjogja.com/may)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: ose
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved