Terbuat dari Limbah Kayu, Vespa Milik Eri Pernah Ditawar Rp1,9 Miliar

Ribuan pecinta scooter memenuhi Jogja Expo Center (JEC) dalam Scooter Festival (ISF). Vespa ini pernah ditawar Rp1,9 Miliar

Terbuat dari Limbah Kayu, Vespa Milik Eri Pernah Ditawar Rp1,9 Miliar
TRIBUNJOGJA/Christi Mahatma Wardhani
Vespa kayu yang tersusun dari 65juta potongan kayu dari limbah kayu pensil, yang dimodifikasi oleh Eri Ashari (35) asal Bandung dalam Indonesian Scooter Festival di Jogja Expo Center, Sabtu (22/9/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Ribuan pecinta scooter memenuhi Jogja Expo Center (JEC) siang itu, Sabtu (22/9/2018). Ratusan scooter berbagai merk berjajar di halaman JEC.

Tidak hanya di halaman, di dalam gedung pun aneka scooter berjajar rapi. Yang menjadi pembeda adalah, scooter di luar gedung milik pengunjung yang hadir. Sementara scooter yang di dalam gedung merupakan peserta kontes modifikasi scooter dalam Indonesian Scooter Festival (ISF).

Dari ratusan scooter yang mengikuti kontes, ada satu yang mencuri perhatian. Warnanya cokelat berkilau, bermotif garis-garis yang unik. Scooter tersebut adalah milik Eri Ashari.

Baca: Purwodiningratan Ingin Jadi Kampung Telo Tempe, Suguhi Wisatawan dengan Kuliner Khas Yogyakarta

Baca: Astra Motor Yogyakarta Luncurkan Aplikasi Motorku

Eri menyulap Vespa MP6 Douglas menjadi Vespa yang sangat berbeda dari tampilan aslinya. Ia memanfaatkan limbah kayu bahan pensil untuk mengganti body Vespa.

"Ini semua dari kayu limbah pensil. Ada sekitar 65 juta potongan untuk membuat ini. Kebetulan memang di daerah saya banyak banget, terus ya dimanfaatin. Tempat duduknya juga dari kayu," terang kontestan asal Bandung itu.

Rupanya butuh waktu cukup lama bagi pria 35 tahun itu mewujudkan kreasinya. Setidaknya membutuhkan waktu 2 tahun, mulai dari merangkai hingga akhirnya bisa dikendarai.

"Mulai produksi udah tahun 2016, sebenarnya ini vespa ke 5. Jadi dari kayu kecil-kecil itu disusun. Yang bikin sulit karena kaku ya, jadi susah dibentuk. Masang juga harus vetikal, kalau horizontal kan gampang patah. Ini jadi satu-satunya yang dari bahan limbah. Setelah ini tidak akan produksi lagi," terangnya.

Selain terbuat dari kayu, Vespa milik Eri juga memiliki kelebihan lain yaitu audio yang jernih. Jok pun diberi batu mulia berwarna putih gading yang cukup besar. Batu tersebut berfungsi sebagai pendingin, sehingga meskipun duduk lama tidak membuat jok terasa panas.

Dari keikutsertaannya dalam kontes, vespa miliknya pernah mendapat juara best audio dalam kontes Otovaganza di Jakarta. Ia pun pernah menyabet best fabulous dalam kontes di Singapura.

Halaman
12
Editor: ose
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved