Kota Magelang

Walikota Magelang Jadi Pelopor Inovasi Daerah Jawa Tengah

Walikota Magelang Sigit Widyonindito mendapatkan predikat Walikota Pelopor Inovasi Daerah tingkat Jawa Tengah tahun 2018

Walikota Magelang Jadi Pelopor Inovasi Daerah Jawa Tengah
Istimewa
Walikota Magelang Sigit Widyonindito diwakili Wakil Walikota Magelang Windarti Agustina mendapat penghargaan sebagai kepala daerah inovatif tingkat Jawa Tengah, didampingi Kepala Balitbang, Arif Barata Sakti di Sragen, Jumat (21/9/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM - Walikota Magelang Sigit Widyonindito mendapatkan predikat Walikota Pelopor Inovasi Daerah tingkat Jawa Tengah tahun 2018 oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Jumat (21/9/2018).

Penghargaan ini diberikan atas perannya dalam mendorong inovasi di Kota Magelang.

"Kami bersyukur atas penghargaan ini. Kami harap ini bisa menjadi pemacu untuk Kota Magelang lebih mengembangkan inovasi dan kreasi ke depannya," ujar Wakil Walikota Magelang Windarti Agustina, mewakili Walikota Magelang, Sigit Widyonindito, saat menghadiri Pameran Produk Inovasi 2018 ke-9 di Gedung Sasana Manggala Sukowati Sragen, Jawa Tengah, Jumat (21/9/2018).

Dikatakannya, Pemkot Magelang terus berupaya untuk mendorong lebih banyak lagi inovasi yang dapat tercipta di Kota Magelang.

Salah satu upaya dengan menyelenggarakan Lomba Kreasi dan Inovasi (Krenova) yang diinisiasi Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Magelang setiap tahun.

Baca: Siap Uji KIR Online dari Kota Magelang Raih Penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik

Para inovator pun dapat terlindungi hasil inovasinya dengan regulasi Peraturan Daerah (Perda) No 5 Tahun 2018 tentang Inovasi Daerah.

Payung hukum ini menjadi apresiasi dari Pemkot Magelang terhadap kepada para inovator.

"Kreasi dan inovasi di Kota Magelang sekarang ini sudah seperti budaya. Soal inovasi, Kota Magelang selalu jadi rujukan, bahkan tim penilai inovasi tingkat provinsi pun sering konsultasi dengan Balitbang Kota Magelang untuk membahas indikator-indikator ajang semacam ini," kata Windarti.

Lanjut Windarti, pihaknya pun mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) Balitbang untuk mengoptimalisasi sekaligus membuka kesempatan lebar-lebar dalam program inovasi daerah.

Ia menegaskan perlunya OPD untuk membuat terobosan. Sebab, katanya, dengan inovasi maka pelayanan publik bisa lebih efisien dan efektif.

"Kita gunakan teknologi untuk memangkas waktu. Jadi masyarakat bisa merasakan betul manfaat teknologi," ucapnya. (tribunjogja)

Penulis: rfk
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved