KPU DIY

KPU DIY Akan Menggelar Deklarasi Pemilu Damai

Farid menambahkan, Burung Perkutut tidak sekedar menggambarkan perdamaian tetapi juga melambangkan harmoni.

KPU DIY Akan Menggelar Deklarasi Pemilu Damai
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Komisioner KPU DIY, Farid Bambang Siswantoro, saat berada di UMY, Kamis (05/04/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - KPU DIY akan menggelar Deklarasi Pemilu Damai di kompleks Kepatihan pada Minggu (23/9/2018) pagi.

Ketua Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU DIY, Farid Bambang Siswantoro menuturkan, dalam deklarasi tersebut pihaknya akan mengumpulkan partai-partai peserta pemilu untuk berikrar dan memastikan pelaksan kampanye berlangsung secara damai tanpa kekerasan.

"Deklarasi besok ditandai dengan pelepasan Burung Perkutut. Bukan Merpati tetapi Perkutut karena ada filosofinya," kata Farid pada Selasa (18/9/2018) malam.

Baca: KPU DIY akan Umumkan DCT DPD RI DAPIL DIY pada 21-23 September

Farid menambahkan, Burung Perkutut tidak sekedar menggambarkan perdamaian tetapi juga melambangkan harmoni.

Selain itu alasan memilih Burung Perkutut ini karena burung tersebut sebagai ikon DIY.

Baca: KPU DIY Harapkan Kampanye Jadi Sarana Pendidikan Politik yang Bertanggungjawab

"Sehingga sangat beralasan kalau dijadikan sebagai lambang yang terkait dengan upaya untuk mengkondisikan kedamaian itu Burung Perkutut," lanjutnya ketika dihubungi Tribunjogja.com

Lebih lanjut ia menjelaskan filosofi Burung Perkutut menyimpan makna 'Ojo mung ngoceh, nanging manggungo utowo yen ngomong kudu sing mentes'

"Kalau kita orang Jawa ngomong, Burung Perkutut bukan cuman ngoceh, tapi manggung. Terkait dengan pengertian bahwa kampanye itu jangan cuma bicara saja, tapi juga yang mentes dengan dibuktikan," terang dia.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved