Properti

Solusi Penghijauan di Lahan Sempit Perkotaan

Dengan menggunakan struktur perancah sederhana, penghuni dapat menanam aneka sayuran pada platform horizontal di sepanjang dinding.

Solusi Penghijauan di Lahan Sempit Perkotaan
Designboom via Kompas.com
Greenbelly 

TRIBUNJOGJA.COM - Berbagai ancaman kesehatan terus membayangi masyarakat di tengah gemerlap kehidupan perkotaan.

Sebut saja polusi, pola makan yang buruk, serta gaya hidup yang kurang aktif, adalah tiga dari sekian banyak ancaman terhadap kesehatan.

Namun arsitek dari Studio AVL, Alex Losada dan pakar pertanian, Camille Lassale, memulai proyek Greenbelly untuk mengatasi sejumlah persoalan tersebut.

Proyek ini berencana mengubah ruang residual menjadi pusat produktif bagi penduduk setempat.

Menambah ruang terbuka hijau perkotaan serta meningkatkan kohesi sosial.

Dengan menggunakan struktur perancah sederhana, penghuni dapat menanam aneka sayuran pada platform horizontal di sepanjang dinding.

Sehingga di setiap sudut tidak ada satu pun jarak yang terbuang sia-sia.

Adapun kebun pada proyek tersebut akan dikelola menggunakan bahan-bahan alami yang ada di sekitar, seperti cahaya matahari, hujan, hingga pupuk kompos yang terbuat dari sampah organik.

"Dengan Greenbelly ini, kami mengusulkan sebuah proyek berkelanjutan dalam skala yang dapat dikelola dengan mendaur ulang ruang, bahan dan sumber daya perkotaan," ungkap Losada seperti dilansir dari Designboom.

Baca: Polusi Udara Bisa Pengaruhi paru-paru dan Kemampuan Berpikir Manusia

"Kami bisa membuat kota menjadi lebih hijau, lebih sehat serta memberi makan pada orang-orang yang membutuhkan atau mengajarkan kepada anak-anak dari mana asal bahan makanan yang mereka makan," tutur Losada.

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved