Gunungkidul

Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Gunungkidul Sebaiknya Segera Ditata Kembali

Ia mengatakan bahwa pemerintah pussat sudah mempunyai foto satelit dan denah daerah mana saja yang masuk ke dalam kawasan Geopark

Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Gunungkidul Sebaiknya Segera Ditata Kembali
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Kunjungan dari Bappenas, Badan Geologi dan Dirjen Anggaran Kementrian Keuangan dalam rangka melakukan asesmen serta support anggaran Geopark Gunungsewu, di Taman Batu Geopark Gunungsewu, di Mulo, Playen, Gunungkidul, Jumat (13/10/2017). 

Laporan Reporter tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Gunungkidul sebaiknya segera ditata kembali.

Ini terkait dengan adanya polemik pembangunan peternakan oleh PT. Widodo Makmur Unggas di kawasan Geopark Gunung Sewu tepatnya di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu.

Hal tersebut diungkapkan oleh ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunungkidul Demas Kursiswanto saat ditemui Reporter Tribunjogja, Minggu (16/8/2018).

"RTRW Kita perlu diperbaiki kembali untuk pembagian industri, peternakan, termasuk juga kawasan wisata," katanya.

Baca: Dinpar Gunungkidul Sambut Positif Pembuatan Masterplan Geopark Gunungsewu dari Pemerintah Pusat

Ia mengatakan bahwa pemerintah pussat sudah mempunyai foto satelit dan denah daerah mana saja yang masuk ke dalam kawasan Geopark, akan tetapi ada daerah yang sudah dimanfaatkan untuk tambang dan lainnya di area Geopark sehingga pemerintah pusat membuat kebijakan yang memperbolehkan tetapi harus memenuhi peryaratan.

"Ada yang sudah menjadi kawasan tambang bertahun-tahun tetapi itu masuk kedalam Geopark contohnya di Bedoyo. Sehingga pemerintah pusat membuat kebijakan memperbolehkan hal tersebut tetapi memang harus memenuhi peryaratan seperti Amdal harus sudah ada," katanya.

Demas mengatakan perusahaan diwajibkan untuk melakukan pemutihan yaitu seperti melakukan reboisasi, pemulihan tanah agar menjadi tanah yang subur kembali.

Baca: Mapel Geopark Gunungsewu akan Diajarkan di Sekolah di Gunungkidul

"Kaitannya dengan izin saya sudah tanayakan kepada yang dinas yang bersangkutan, sudah memenuhi izin prinsip, izin tempat hanya saja kurang AMDAL. Saya juga telah cek ke tim verifikasi di propinsi dan masih dalam proses. Yang membuatnya lama dalah masa transisi dari manual ke proses Online," katanya.

Sebelumnya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Irawan Jatmiko mengatakan kawasan Kecamatan Semanu merupakan kawasan pengembangan peternakan unggas sehingga peternakan yang berada di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu tidak menyalahi RTRW Kabupaten Gunungkidul.

"Kawasan Geopark itu penetapannya lebih belakangan, RTRW ditetapkan pada tahun 2005 sedangkan penetapan Geopark baru pada tahun 2013. Jadi RTRW lebih dulu dibanding dengan Geopark. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved