Yogyakarta

Pemprov Wacanakan Kawasan Ekonomi Khusus Piyungan dan Sentolo

Para ibu rumah tangga akan menjadi sasaran untuk pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Pemprov Wacanakan Kawasan Ekonomi Khusus Piyungan dan Sentolo
ist
Logo Pemda DIY 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA -  Para ibu rumah tangga akan menjadi sasaran untuk pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Ada dua kawasan yang akan diberlakukan KEK dengan berbasis ekonomi kreatif, yakni di kawasan Sentolo, Kabupaten Kulonprogo dan Piyungan, Kabupaten Bantul.

“KEK kami nanti tidak mainstream berbeda dengan yang dibentuk sejumlah provinsi lain di Indonesia. Wacananya, nanti di rumah pun bisa mengerjakan barang layaknya home industri,” papar Kepala Disperindag DIY, Trisaktiyana, akhir pekan lalu.

Baca: Pemprov Cari Formula Tepat untuk Regenerasi Petani di DIY

Menurutnya, dengan konsep tersebut, maka, tenaga kerja yang disasar adalah ibu rumah tangga.

Mereka diwacanakan bisa memberikan penghasilan tambahan.

Bahkan, para ibu rumah tangga ini juga bisa mengerjakan pekerjaan industri sambil mengasuh anak.

Selesai dikerjakan oleh para ibu rumah tangga ini, hasilya kemudian dikirim ke pabrik di kawasan tersebut.

Namun, quality control dan juga standarisasi produk akan tetap ada.

“Istilahnya hasilnya tetap standar internasional namun bisa dikerjakan sambil momong anak,” ujarnya.

Meski demikian, KEK yang  bukan mainstream ini dari sisi regulasi secara nasional belum pernah ada.

Untuk itu pihaknya pun akan mengupayakan untuk regulasinya.

Pasalnya, secara umum KEK basisnya free trade (perdagangan bebas), sementara pihaknya ingin mengembangan KEK dengan basis fair trade.

Baca: Fakultas Bioteknologi UKDW Kembangkan Kawasan Ekowisata Mangrove Baros

“Step by step akan kami rancang, jadi belum tahu kapan pelaksanaannya. Kami masih diskusikan secara perlahan mengenai  kesiapan sumber daya manusia (SDM) para ibu rumah tangga,” jelasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: ais
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help