Sleman

Kampanye Lewat Media Massa Dibatasi Selama 21 Hari sebelum Hari Tenang

Disebut bahwa untuk kampanye di media massa dalam bentuk iklan cetak dan elektronik dimulai 21 hari sebelum hari tenang.

Kampanye Lewat Media Massa Dibatasi Selama 21 Hari sebelum Hari Tenang
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Ketua KPU Sleman, Ahmad Shidqi mengatakan, bahwa sesuai Undang-undang no. 7 tahun 2016 dan diatur lebih rinci pada peraturan KPU No. 23 tahun 2018 tentang kampanye.

Disebut bahwa untuk kampanye di media massa dalam bentuk iklan cetak dan elektronik dimulai 21 hari sebelum hari tenang.

"Hanya dibatasi 21 hari sampai sehari sebelum hari tenang. Untuk iklan, KPU memfasilitasi iklan kampanye di media massa, tapi KPU juga memberi kesempatan parpol untuk beriklan di media massa selain yang difasiltasi oleh KPU, tapi harinya tetap dibatasi 21 hari," katanya, Minggu (16/9/2018).

Arjuna Al Ichsan Siregar Koordinator Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Sleman membenarkan hal tersebut.

Baca: Jelang Kampanye, Bawaslu Sleman Tingkatkan Pengawasan

Namun, dalam pelaksanannya diharap agar media massa memberikan kesempatan yang sama bagi semua peserta Pemilu.

"Pertama KPU bisa memfasilitasi iklan kampanye peserta pemilu. Kedua, peserta Pemilu juga bisa beriklan, dimana saja terserah, dengan catatan media itu memberikan kesempatan yang sama kepada peserta pemilu lain untuk beriklan, jadi tidak didominasi," katanya.

Mengenai adanya media massa yang terkesan memihak salah satu peserta Pemilu, khususnya untuk media elektronik seperti stasiun televisi maupun radio pihaknya mengakui akan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam menentukan penindakannya.

"Kalau ditemukan nanti kan masuk ranahnya KPI," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rid
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help