Berita PSS Sleman

Kalah dari Martapura FC, Pelatih PSS Sleman Sebut Persaingan Makin Menegangkan

Kalah dari Martapura FC, Pelatih PSS Sleman Sebut Persaingan Makin Menegangkan

Kalah dari Martapura FC, Pelatih PSS Sleman Sebut Persaingan Makin Menegangkan
CHRISTINA KASIH/BOLASPORT.COM
Koreografi salah satu ordo suporter PSS Sleman, Brigata Cirva Sud (BCS) saat menjamu PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Senin (10/9/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Kekalahan cukup telak 0-3 yang dialami PSS Sleman dari tuan rumah Martapura FC di Stadion Demang Lehman, Martapura, Jumat (14/9/2018) lalu, membuat peta persaingan Liga 2 2018 Wilayah Timur makin ketat.

Terlebih kemenangan Madura FC atas tamunya Blitar United 3-0 membuat capaian poin mereka menyamai PSS Sleman dengan 31 poin.

Unggul head to head atas PSS Sleman membuat Madura FC menutup match day ke-16 sebagai pemuncak klasemen sementara.

Beruntung bagi kedua tim, Kalteng Putra gagal memanfaatkan kesempatan untuk naik ke puncak klasemen setelah ditahan imbang tanpa gol oleh tuan rumah PSBS Biak di Stadion Cendrawasih Biak, Sabtu (15/9/2018). Praktis, Kalteng Putra tetap terpaku di posisi ketiga klasemen sementara dengan 30 poin.

Baca: Kerangka Timnas U-19 Mulai Terbentuk Jelang Tampil Turnamen Segitiga

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro tak menampik kekalahan anak asuhnya membuat persaingan berebut empat tiket ke babak selanjutnya makin sengit.

"Ya saat ini berada di peringkat kedua. Persaingan lebih ketat tentunya, saling merangsek ke papan atas dan semakin menegangkan saja," ujar Seto.

Disisa enam laga penyisihan grup, diakui Seto semua tim masih punya peluang yang sama.

Tak ingin lama-lama meratapi kekalahan, Seto meminta pada Jodi Kustiawan dan kawan-kawan untuk langsung mengalihkan fokusnya pada laga berikutnya lawan Persiba Balikpapan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (20/9/2018) mendatang.

"Semua tim masih punya peluang, mudah-mudahan disisa laga kandang kita bisa dapat poin penuh. Saya pikir tidak kekalahan kemarin tidak terlalu berpengaruh pada mental pemain, karena dari awal saya bilang ke pemain untuk tampil lepas. Mudah-mudahan walaupun kalah, saya harap tidak ada beban mental," ungkap Seto.

Baca: Live Streaming Bein Sport Juventus vs Sassuolo 16 September, Ini Rencana Ronaldo Cetak Gol Perdana

Mengenai evaluasi dari laga lawan Martapura FC, Seto mengaku secara permainan anak asuhnya mengalami peningkatan dibanding laga sebelumnya namun tak puas secara hasil.

"Ada peningkatan dibandingkan pertandingan sebelumnya dari sisi bermainnya, cuma problem di penyelesaian akhir. Sebenarnya itu (penyelesaian akhir) tidak terlalu masalah, pemain sudah bermain bagus dan lebih ada peningkatan,"

"Kalau sisi permainan seperti itu, tapi dari hasil tentu tidak," imbuhnya.

Selain menyoroti penyelesaian akhir yang masih belum maksimal, mantan pelatih PSIM Yogyakarta tersebut mengungkapkan terbatasnya pilihan pemain lantaran badai cedera serta akumulasi kartu cukup memberikan pengaruh.

Sementara itu, satu penggawa yaitu Jodi Kustiawan saat ini kondisinya terus dipantau tim dokter usai bagian pelipis kirinya mengalami luka robek.

"Dia ada cedera di pelipisnya, ada robekan sedikit. Harapannya lawan Persiba Balikpapan bisa dimainkan, tapi kita lihat kondisi terakhir dan rekomendasi dari tim dokter," pungkasnya. (tribunjogja)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help