Griya

Ini Bahan dan Tahapan Lengkap Membuat Terarium

Terarium bisa juga difungsikan sebagai dekorasi ruangan, mengingat visualisasinya yang menawan membuat sedap dipandang mata.

Ini Bahan dan Tahapan Lengkap Membuat Terarium
realestate.com.au
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Terarium adalah cara menanam tanaman di dalam wadah yang terbuat dari kaca atau bahan tembus pandang.

Di dalamnya terdapat berbagai tanaman cantik yang bisa disusun sesuai selera.

Baca: Terarium, Seni Berkebun secara Portabel

Berkebun ala terarium memang memiliki kelebihan dan keunikan tersendiri.

Selain bermanfaat untuk penghijauan, terarium bisa juga difungsikan sebagai dekorasi ruangan, mengingat visualisasinya yang menawan membuat sedap dipandang mata. 

Tertarik untuk membuatnya di rumah?

Begini Cara Membuat Terarium:

A. Alat dan Bahan:
1. Kayu atau batang pohon untuk mengorek tanah
2. Penjepit atau sumpit untuk menjepit tanaman
3. Alkohol 70 persen dioleskan pada kain tipis atau tisu
4. Sedotan untuk meniup kotoran di dinding wadah
5. Corong untuk memasukkan media tanam
6. Sendok plastik untuk meratakan media tanam
7. Kuas untuk membersihkan tanaman yang terkena media tanam
8. Sekop kecil untuk menuang media tanam dan batu hias
9. Gunting
10. Semprotan air berujung lancip (hindari yang spray sebab bisa merusak tanaman)
11. Media tanam: zeolit, , kompos (yang sudah steril), arang (potong kecil-kecil), moss (disemprot air dulu).
12. Batu hias warna warni

B. Proses Pembuatan
1. Siapkan wadah kaca, bersihkan dengan alkohol
2. Masukkan arang ke bagian dasar wadah, lalu moss, kemudian kompos
3. Masukkan tanaman yang diinginkan satu persatu. Jika akarnya panjang, potong sedikit, lalu cuci bersih.
4. Jika ada kotoran yang melekat di pinggir kaca, bersihkan dengan kuas
5. Masukkan zeolit untuk menutupi media tanam, dengan menggunakan corong. Fungsi zeolit ini agar terarium terlihat lebih artistik.
6. Tambahkan batu hias beragam warna.
7. Jika ada kotoran menempel pada tanaman, tiup dengan sedotan atau bersihkan dengan kuas.
8. Semprot kaca dengan air hingga zeolit basah dan berubah warna. Cara ini sekaligus untuk menyiram tanaman.

Perawatan:
1. Pengairan
Terarium tertutup biasanya tidak akan membutuhkan air selama 4 sampai 6 bulan atau ketika tanaman layu. Perlu sesekali menyiram, tetapi tidak sesering houseplants lainnya, kecuali jenis gurun, perlu sering disiram.

2. Cahaya
terarium terbuka atau tertutup, seharusnya tidak menerima sinar matahari langsung.Namun, jika jenis tanaman membutuhkan cahaya terang, dapat ditempatkan di bawah sinar matahari langsung. Jika ada gunakan cahaya rendah atau cahaya buatan lampu 100 watt yang ditempatkan dekat dengan terarium atau tabung neon ditempatkan di atas terarium sampai dengan 16 atau 18 jam setiap hari. Tanaman menerima cahaya dari jendela secara bertahap akan menyebabkan arah tumbuh tanaman menuju datangnya cahaya itu. Untuk menjaga agar terarium menarik dari tampilan yang diinginkan, sesekali putar untuk menjaga agar tanaman tumbuh normal.

Baca: 5 Spot Foto Kebun Tebu Gendu Kulonprogo yang Jarang Dilirik

3. Pemangkasan
Banyak tanaman terarium secara bertahap akan menjadi lebih besar. pangkas tanaman agar tidak terlalu tinggi. Pemangkasan menggunakan gunting kecil yang tajam yg bergagang panjang jika leher botol sempit. jika tumbuh gulma dari media tumbuh sebaiknya dibuang untuk mengurangi persaingan dengan tumbuhan terarium.

4. Pemupukan
Karena tanaman di terarium tidak boleh berkembang pesat, terarium jarang membutuhkan pupuk. Jika setelah tahun pertama tanaman kekuningan dan tampaknya kurang semangat, ganti tanah lapisan atasnya.

Penulis: yud
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help