Kesehatan

Hasil Studi Menunjukkan, Bayi Bisa Mengenali Saat Seseorang Mengganggunya

Hasil Studi Menunjukkan, Bayi Bisa Mengenali Saat Seseorang Mengganggunya

Hasil Studi Menunjukkan, Bayi Bisa Mengenali Saat Seseorang Mengganggunya
ISTOCK
Ilustrasi bayi menangis 

TRIBUNJOGJA.COM - Pernahkah Anda secara iseng menjahili bayi dan itu berhasil membuatnya menangis?

Ukuran otak bayi memang baru separuh dari orang dewasa, tetapi hasil studi menunjukkan, mereka bisa menyadari orang-orang yang sedang mengganggunya.

Sebuah studi baru yang dilakukan para peneliti di University of Illinois di Urbana-Champaign, telah mengilustrasikan seberapa kuat aktivitas neurologis pada bayi.

TribunJogja.com melansir Mental Floss, fungsi kognitif mereka meningkat cepat, dengan otak kecil — bagian otak yang bertanggung jawab untuk gerakan, tumbuh 110 persen dalam tiga bulan pertama saja.

Lebih dari 100 miliar neuron dikemas ke noggins seukuran softball, untuk membantu memfasilitasi perkembangan mereka.

Studi tersebut melibatkan 96 bayi berusia 21 bulan, yang diberikan serangkaian urutan kartun yang menggambarkan seorang pemimpin tegas, pengganggu, dan seorang individu tanpa pengaruh yang jelas.

Baca: RS Mata Dr YAP Kini Buka Pendaftaran Secara Online

Kartun itu diberikan saat mereka hendak tidur.

Dalam studi ini, ketika seorang karakter dicontohkan sedang tidak taat, bayi-bayi itu akan menatapnya cukup lama, karena itu adalah peristiwa yang tidak dapat mereka prediksi.

Ketika penindas ditunjukkan di hadapan mereka, bayi juga akan menatapnya.

Studi ini juga menunjukkan bahwa bayi akan mengamati suatu peristiwa lebih lama, jika bertentangan dengan harapan mereka.

Mereka memang belum dapat mengungkapkan perasaannya secara verbal, tetapi para peneliti dapat mengumpulkan wawasan dengan mempelajari pandangan mata mereka, ketika sesuatu menangkap perhatian mereka.

Namun masih diperlukan penelitian lebih mendalam, untuk mengetahui bagaimana bayi dipengaruhi oleh pengasuhnya.

Yang jelas, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bayi memperhatikan lebih banyak dari yang kita kira. (*)

Penulis: say
Editor: has
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help