Kota Yogyakarta

Bawaslu Kota Yogya Dorong Pemetaan dan Pendataan Pemilih dari Luar Kota

Bawaslu Kota Yogyakarta mendorong KPU Kota Yogyakarta mendata warga luar kota yang akan menggunakan hak pilihnya di Kota Yogyakarta pada Pemilu 2019.

Bawaslu Kota Yogya Dorong Pemetaan dan Pendataan Pemilih dari Luar Kota
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Pemilu 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bawaslu Kota Yogyakarta mengingatkan KPU Kota Yogyakarta untuk melakukan pemetaan dan pendataan warga luar kota yang akan menggunakan hak pilihnya di Kota Yogyakarta pada Pemilu 2019 mendatang.

Komisioner Kordiv Organisasi dan SDM Bawaslu Kota Yogyakarta, Noor Harsya Aryosamodro mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap potensi warga luar kota yang nantinya akan menggunakan hak pilihnya di kota.

Baca: Dapat Bantuan Danais, Boulevard Suroto Siap Dibongkar Awal Oktober

Ia menyebut daerah tersebut adalah Kotagede, Umbulharjo, dan Gondokusuman.

"Di Kotagede terdapat lima pondok yang teridentifikasi jumlah santri yang menjadi pemilih sekitar 800 orang. Belum lagi Umbulharjo dan Gondokusuman yang merupakan basis dari mahasiswa. Ini kalau tidak segera dilakukan pendataan dengan tepat akan jadi bom waktu," urainya pada Tribunjogja.com, Sabtu (15/9/2018).

Harsya menambahkan, surat suara cadangan yang ada di masing-masing TPS sejumlah 2 persen dan keseluruhan.

Jumlah yang sedikit tersebut, akan membuat TPS kewalahan pada saat penduduk luar kota nantinya akan menggunakan suara di sana.

"Itu basis perguruan tinggi di wilayah Yogya utara kalau mereka tidak mendapatkan informasi dan paparan mengenai A5, akan menjadi kerawanan saat hari H," ucapnya.

Ia pun mendorong KPU untuk mulai memperhitungkan potensi A5 sejak jauh hari agar pada saat pelaksanaan Pemilu 2019, tidak ada TPS yang kekurangan surat suara atau justru terjadi penggelembungan surat suara dikarenakan distribusi yang tidak sesuai.

"Ini juga bisa dimanfatkan tim sukses dan memperbesar kerawanan," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: kur
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help