Sleman

Terkait SKB Kemendagri, Satu PNS di Pemkab Sleman Akan Diberhentikan

Mengenai proses pemberhentian secara tidak hormat kepada WH, Sekda mengaku akan melakukannya.

Terkait SKB Kemendagri, Satu PNS di Pemkab Sleman Akan Diberhentikan
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Surat keputusan bersama (SKB) terkait pemecatan 2.357 pegawai negeri sipil (PNS) yang berstatus koruptor telah diteken oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana kemarin Kamis, (13/9/2018) di Jakarta.

Dalam SKB tersebut, secara umum mengatur pemberhentian tidak hormat 2357 PNS yang terlibat korupsi namun masih berstatus aktif, bahkan masih menerima gaji.

Adapun Ke-2357 PNS tersebut telah divonis dengan berkekuatan hukum tetap.

Baca: Seleksi CPNS 2018 Kabupaten Bantul, Tenaga Guru Jadi Formasi Terbanyak 

Dari ribuan PNS yang diberhentikan secara tidak hormat, ternyata 3 diantaranya terdapat di DIY dan salah satunya merupakan PNS di lingkup Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Sleman.

Satu PNS tersebut adalah tersangka dalam kasus korupsi dana hibah KONI tahun anggaran 2010 dan 2011.

Plt Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sleman, Suyono membenarkan adanya satu orang PNS berjenis kelamin laki-laki yang sebelumnya tersandung kasus korupsi tersebut.

Dikatakannya pula, bahwa tersangka yang enggan ia sebutkan namanya ini memang terlibat Kasus Korupsi di KONI Kabupaten Sleman.

"Ya sementara aktif (Statusnya), dia kan PNS tapi saat itu dan diperbantukan jadi bendahara di KONI Sleman. Kasusnya bareng pak Mujiman," katanya, Jumat (14/9/2018).

Baca: Ini Kesepakatan KPU, Bawaslu dan DKPP Tentang Bacaleg Eks Napi Korupsi

Disinggung mengenai hak WH sebagai PNS, diakuinya WH masih menerima hak berupa gaji.

Selain itu, ia menyebut hal itu karena pertimbangan putusan kasus serupa di Bantul.

Halaman
123
Penulis: rid
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved