Yogyakarta

Dishub DIY Sebut Pencabutan Permenhub Berpotensi Timbulkan Gejolak

Sementara, sopir taksi konvensional berencana menggelar pertemuan untuk menindaklanjuti keputusan tersebut.

Dishub DIY Sebut Pencabutan Permenhub Berpotensi Timbulkan Gejolak
TRIBUNJOGJA.COM/Bramasto Adhy
Ratusan pengemudi taksi online berunjuk rasa di DPRD DI Yogyakarta, Selasa (19/12). Mereka menolak Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pencabutan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) 108 tahun 2017 dinilai akan menimbulkan gejolak baru antara taksi online dan konvensional.

Untuk itu, sejauh ini pemerintah daerah (Pemda) setempat masih menunggu arahan dari pusat.

“Pencabutan Permenhub ini mungkin bisa menimbulkan gejolak. Hal ini karena ada pihak-pihak yang puas dan ada yang kecewa,” ujar Kepala Bidang Angkutan Darat Dishub DIY, Agus Harry Triono kepada Tribun
Jogja, Jumat (14/9/2018).

Baca: Pencabutan Permenhub nomor 108 tahun 2017,Dishub Sebut Pengawasan Akan Semakin Sulit

Agus menjelaskan, untuk mengatasi gejolak yang timbul ini, pihaknya hanya mengimbau agar semua pihak baik taksi online dan konvensional untuk menunggu kebijakan selanjutnya.

Pihaknya pun sampai saat ini masih tetap menunggu arahan dari Kemenhub.

“Kami bisanya sampai saat ini hanya bisa menunggu karena memang belum ada arahan dari Kemenhub terkait tindak lanjut pasca putusan,” katanya.

Dalam hal ini, Dishub DIY juga akan berdiskusi dengan Dishub provinsi lain di Indonesia dalam rangka merespon putusan tersebut.

Agus pun tidak berani berspekulasi mengenai peraturan baru yang akan dibuat, entah Permen baru atau aturan lainnya.

Baca: Driver Taksi Online Harap Segera Ada Payung Hukum Baru

“Selain itu kami perlu juga berkomunikasi dengan Dishub provinsi lain," ujarnya.

Pasal yang dicabut ini juga akan berpotensi menimbulkan persoalan baru.

Halaman
12
Penulis: ais
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved