Sleman

Terkait Rekomendasi ORI, Disdik Sleman Akan Beri Surat Peringatan ke SMP N 4 Ngaglik

Disdik Sleman amemberi surat peringatan kepada Kepala Sekolah SMPN 4 Ngaglik, Sleman.

Terkait Rekomendasi ORI, Disdik Sleman Akan Beri Surat Peringatan ke SMP N 4 Ngaglik
Dokumentasi ORI Perwakilan DIY
Suasana pengembalian dari pihak SMP N 4 Ngaglik kepada seluruh wali murid kemarin Senin, (10/9). Hal itu dilakukan usai Ombudsman RI (ORI) perwakilan memberikan saran tindakan korektif kepada SMP N 4 Ngaglik untuk mengembalikan sejumlah uang pungutan kepada wali murid. 

TRIBUNJOGJA.COM - Menanggapi rekomendasi dari Ombudsman RI (ORI) perwakilan DIY, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman akan mengambil tindakan dengan memberi surat peringatan kepada pihak SMP N 4 Ngaglik, Sleman, khususnya Kepala Sekolah SMPN 4 Ngaglik.

Bukan tanpa alasan, hal itu karena berdasarkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas adanya pembebanan biaya yang tidak sesuai terhadap murid SMP tersebut.

Baca: Patuhi Saran ORI DIY, SMPN 4 Ngaglik Kembalikan Uang Pungli

Terlebih pada kasus pengadaan seragam Sekolah yang notabennya dapat dilalukan oleh wali murid.

Kepala Disdik Kabupaten Sleman, Sri Wantini mengatakan, bahwa pihaknya memang telah mendapat surat dari ORI perwakilan DIY.

Di mana dalam surat tembusan yang diterima pihaknya menyebut dua rekomendasi dari ORI berupa pengembalikan uang pungutan kepada wali murid, dan pemberian sanksi kepada Kepala Sekolah selaku penanggung jawab SMP N 4 Ngaglik.

"Untuk rekomendasi dari ORI DIY kami laksanakan. Nanti kami layangkan surat dalam bentuk surat peringatan (Ke SMP N 4 Ngaglik khususnya Kepala Sekolah)," katanya pada Tribunjogja.com, Rabu (12/9/2018).

Lanjutnya, hal itu dilakukan menyusul telah dilakukannya pengembalian uang kepada wali murid kemarin Senin, (10/9/2018).

Disinggung mengenai adanya pengadaan seragam dari pihak sekolah, pihaknya mengatakan bahwa hal itu sudah disebutkan dalam surat peringatan yang akan dilayangkan kepada Kepala SMP N 4 Ngaglik.

"Karena itu merupakan kewenangan orang tua, jadi masalah pengadaan seragam itu sebaiknya dikembalikan (Ke wali murid)," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, laporan yang diterima Ombudsman RI (ORI) perwakilan DIY terkait adanya tindakan pungutan liar (Pungli) di SMPN 4 Ngaglik, Sleman berujung dengan pemberian saran tindakan korektif kepada pihak Sekolah agar mengembalikan sejumlah uang kepada wali murid.

Halaman
12
Penulis: rid
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved