PSIM Yogyakarta

PSIM Lirik Stadion di Blitar dan Kota Magelang Jadi Homebase

Manajemen PSIM melirik stadion lain di Kota Magelang dan Blitar, untuk dijadikan homebase dalam dua pertandingan kandang terakhir.

PSIM Lirik Stadion di Blitar dan Kota Magelang Jadi Homebase
Tribunjogja.com | Suluh Pamungkas
PSIM JOGJA 

TRIBUNJOGJA.COM - Mengantisipasi larangan berlaga dengan penonton di Stadion Sultan Agung, Bantul, manajemen Yogyakarta'>PSIM Yogyakarta mulai melirik stadion lain di Kota Magelang dan Blitar, untuk dijadikan homebase dalam dua pertandingan kandang terakhir.

Sekretaris PSIM, Jarot Sri Kastawa, mengatakan bahwa opsi tersebut dipilih, seandainya kepolisian tetap tidak mengizinkan laga kandang PSIM dihadiri penonton.

Baca: Jelang Lawatan ke Kalimantan, PSIM Fokus Benahi Pertahanan

Terlebih, untuk berlaga di Blitar, pihaknya sudah mendapat lampau hijau dari aparat keamanan dan pengelola stadion setempat.

"Kalau di Magelang, kemarin kita dapat kabar kalau renovasinya sudah selesai. Jadi, kita bisa segera melakukan komunikasi, baik dengan pengelola stadion maupun pihak keamanan. Tapi, prioritas kita tetap di SSA dulu," katanya pada Tribunjogja.com, Rabu (12/9/2018).

Karena itu, dalam beberapa hari ke depan, Jarot akan berusaha semaksimal mungkin, agar PSIM bisa tetap berlaga di SSA, dengan dukungan penuh dari suporter, seperti sedia kala.

Pertemuan dengan instansi-instansi terkait pun akan segera dilakukan pihaknya.

"Kita akan mencari kepastian, PSIM bisa berlaga di SSA dalam dua laga kandang terakhir nanti. Tapi, tentunya dengan penonton, karena itu dampanya sangat signifikan bagi tim," tambahnya.

Bagaimana tidak, Jarot melanjutkan, dua pertandingan kandang terakhir sangatlah krusial dan harus dimaksimalkan dengan torehan poin penuh.

Pasalnya, seandainya dua kemenangan berhasil dicapai, jalan PSIM untuk lolos dari jeratan degradasi praktis terbuka lebar.

"Karena itu, dua laga kandang ini sangat penting bagi PSIM, karena akan mempengaruhi nilai di akhir musim, sekaligus memastikan tidak terdegradasi," ucapnya.

Terlebih, di sisa pertandingan home, lawan yang dihadapi PSIM tidak bisa dipandang sebelah mata.

Ya, Raymond Tauntu dan kawan-kawan akan menjamu Persigo Semeru FC dan Madura FC, yang kini menduduki peringkat 3 klasemen sementara grup timur.

Baca: Dua Kali Laga Home Tanpa Penonton, DPP Brajamusti Minta Manajemen PSIM Cari Alternatif Stadion

Secara matematis, peringkat 7 yang kini dihuni PSIM, dengan koleksi 19 poin, memang belum sepenuhnya aman dari jerat degradasi.

Klub-klub yang berada di bawah mereka, seperti Persiba Balikpapan, PSBS Biak dan Persigo, masih berpeluang menggusur. 

"Kalau hitung-hitungannya kan PSIM masih butuh lebih dari 6 poin, untuk memastikan lepas dari ancaman degradasi," pungkasnya. (*)

Penulis: aka
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved