Kriminalitas

Komplotan Perampas Ponsel Diciduk Polsek Cangkringan, Sebagian Besar Pelajar

Dalam melakukan aksinya, komplotan tersebut merampas barang incarannya secara paksa, bahkan mereka juga mengancam akan melukai korbannya.

Komplotan Perampas Ponsel Diciduk Polsek Cangkringan, Sebagian Besar Pelajar
TRIBUNJOGJA.COM / Pradito Rida Pertana
Kapolsek Cangkringan, AKP Sutarman saat menunjukkan barang bukti satu unit smartphone hasil rampasan para tersangka. Tampak salah satu tersangka yakni OA saat digelandang petugas Polsek Cangkringan, Senin (10/9/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Jajaran Unit Reskrim Polsek Cangkringan meringkus komplotan pencuri dengan modus kekerasan, komplotan yang berjumlah empat orang ini sebagian besar berstatus pelajar.

Dalam melakukan aksinya, komplotan tersebut merampas barang incarannya secara paksa, bahkan mereka juga mengancam akan melukai korbannya.

Baca: Buron Lima Hari, Pelaku Pencurian Brankas Milik Warga Umbulharjo Berhasil Dibekuk Polisi

Sedangkan uang hasil penjualan dari beberapa barang curiannya dipergunakan kelompok tersebut untuk berfoya-foya.

Meski masih berstatus sebagai pelajar, keempat tersangka tetap diproses secara hukum.

Kapolsek Cangkringan, AKP Sutarman mengatakan, bahwa penangkapan tersebut berawal dari adanya dua laporan yang masuk ke pihaknya.

Adapun laporan tersebut kasusnya hampir sama sama, yakni masing-masing korbannya mengalami tindak pencurian dengan kekerasan (Curas) saat nongkrong di sekitaran Kantor Kecamatan Cangkringan beberapa waktu lalu.

"Setelah dilidik, akhirnya kemarin Selasa (4/9/2018) keempatnya kami tangkap di dua tempat berbeda yakni di Babarsari dan Maguwoharjo," kata Kapolsek pada Tribunjogja.com, Senin (10/9/2018).

Adapun keempat tersangka masing-masing berinisial MG (17), warga Tegal, Tapanrejo, Maguwoharjo, Depok, Sleman, FL (16), warga Tajem, Maguwoharjo, Depok, MR (17), warga Babarsari, Tambakbayan, Sleman dan OA (18), warga Stan Mbabrik, Maguwoharjo, Depok.

Lanjut Kapolsek, dari penangkapan tersebut pihaknya turut menyita barang bukti berupa satu unit smartphone hasil curian dan satu unit sepeda motor jenis matik bernomor Polisi AB 3427 BX yang digunakan komplotan tersebut untuk beraksi.

Diungkapkan Kapolsek, komplotan tersebut beraksi dua kali dengan TKP yang hampir berdekatan, yakni di sebelah Kantor Kecamatan Cangkringan dan Masjid yang berada di dekat Kantor Kecamatan Cangkringan.

Halaman
12
Penulis: rid
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved