Kejuaraan Dunia Atletik Master 2018

Saat Usia Tak Batasi Pelari-pelari Ini Unjuk Kebolehan

Saat Usia Tak Batasi Pelari-pelari Ini Unjuk Kebolehan di Kejuaraan Dunia Atletik Master 2018

Saat Usia Tak Batasi Pelari-pelari Ini Unjuk Kebolehan
PERSIANA GALIH/BOLA
Sprinter usia 90 tahun ke atas, Yoshiyuki Shimizu (Brazil/seragam kuning paling depan), Falbir Singh Deol (Inggris/Seragam putih posisi kedua), dan Rad Leovic (Australia/seragam hijau posisi ketiga), tengah bersaing di nomor lari 100 meter Kejuaraan Dunia Masters Atletik 2018. 

TRIBUNJOGJA.COM - Olahraga tak mengenal usia.

Ungkapan itulah yang tepat untuk menggambarkan Kejuaraan Dunia Atletik Master 2018 yang digelar di Malaga, Spanyol ini, Kamis(6/9/2018).

Teriakan penonton sudah berdengung, bahkan sebelum sprinter 100 meter Rad Leovic (Australia), Yoshiyuki Shimizu (Brazil), dan Falbir Singh Deol (Inggris) memulai balapannya.

Bukan karena mereka sudah terkenal, melainkan karena ketiganya berada di usia di atas 90 tahun. 

Baca: Inilah Deretan Pemain dengan Bayaran Tertinggi di Serie A Italia

Dalam usia nyaris seabad itu, biasanya seseorang sudah terkulai lemah. tetapi, ketiga kakek ini sama sekali tidak.

Dengan seragam dari masing-masing negara, ketiganya terlihat mengikuti perlombaan lari 100 meter Kejuaraan Dunia MastersAtletik 2018 (Kategori usia di atas 90 tahun) dengan amat serius.

Sesaat setelah pelatuk pistol ditekan, teriakan penonton makin bergema. Shimizu, sprinter Brasil berdarah Jepang itu, melesat sendiri meninggalkan kedua rivalnya.

Ia menuntaskan trek 100 meter dengan catatan waktu 18,46 detik. Tak satu pun penonton menyangka waktu tersebut akan dicapai oleh Shimizu.

Sprinter usia 90 tahun ke atas asal Brazil, Yoshiyuki Shimizu, berpose setelah memenangi nomor lari 100 meter Kejuaraan Dunia Masters Atletik 2018.
Sprinter usia 90 tahun ke atas asal Brazil, Yoshiyuki Shimizu, berpose setelah memenangi nomor lari 100 meter Kejuaraan Dunia Masters Atletik 2018. (PERSIANA GALIH/BOLA)

Sementara dua rivalnya, Singh dan Leovic, terlihat adu kecepatan untuk memperebutkan posisi dua di belakang Shimizu.

Akhirnya, persaingan itu dimenangi Singh setelah membukukan waktu 25,29 detik. Sementara Leovic mendapat perunggu dengan waktu 26,98 detik.

Baca: Kalah 1-2 dari Selangor FA, Begini Komentar Kapten Persija

Halaman
123
Editor: has
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved