Sains

Kepunahan Neanderthal Juga Disebabkan Iklim Dingin

Ini menunjukkan populasi Neanderthal sangat berkurang selama periode dingin dan membuktikan bahwa perubahan iklim memainkan peran

Kepunahan Neanderthal Juga Disebabkan Iklim Dingin
Kompas.com
Ilustrasi manusia purba 

TRIBUNJOGJA.COM – Manusia Neanderthal punah karena tidak mampu bersaing secara budaya dengan manusia modern.

Hal tersebut merupakan satu hipotesis tentang kepunahan manusia Neanderthal.

Budaya yang dimaksud adalah berburu, komunikasi, atau kemampuan untuk mengatasi perubahan lingkungan.

Namun, studi yang diterbitkan di jurnal Proceedings of the Natural Academy of Sciences mengatakan bahwa udara dingin mungkin saja berpengaruh dari kepunahan Neanderthal.

“Neanderthal adalah spesies manusia yang paling dekat dengan kita dan hidup di Eurasia sekitar 350.000 tahun. Namun, sekitar 40.000 tahun lalu — selama Zaman Es terakhir dan tak lama setelah kedatangan manusia modern di Eropa — mereka punah," ungkap Vasile Ersek dari Northumbria University.

Dilansir dari Newsweek, Jumat (31/08/2018), Ersek dan timnya melakukan penelitian menggunakan stalagmit untuk melacak sejarah iklim pada dua gua di Romania.

Fungsi stalagmit serupa dengan cincin tahunan di dalam batang pohon, lapisan dalam stalagmit dapat membuka rahasia masa lalu.

Baca: Evolusi Manusia Purba menjadi Makhluk Cerdas Dipengaruhi Ketangkasan Tangan

Melalui cara ini, terungkap serangkaian kondisi dingin dan kering yang ekstrem berkepanjangan di Eropa antara 44.000 dan 40.000 tahun yang lalu.

Ersek dan tim menyoroti siklus suhu yang tiba-tiba berangsur semakin dingin, kemudian suhu dingin tersebut bertahan hingga berabad-abad dan kemudian memanas lagi dengan sangat tiba-tiba.

Dengan membandingkan antara catatan palaeoklimatologi dengan catatan arkeologi dari artefak Neanderthal, para peneliti menemukan korelasi antara periode dingin dengan tidak ditemukannya alat-alat dari manusia Neanderthal pada zaman tersebut.

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help