Kriminalitas

Lanjutan Misteri Meninggalnya Nenek dan Cucu di Kota Yogya, Tetangga Dengar Tangisan dan Suara Keras

Tetangga kos korban menyebut bahwa ia sempat mendengar suara tangisan dan suara keras bak benda terjatuh dari kamar korban.

Lanjutan Misteri Meninggalnya Nenek dan Cucu di Kota Yogya, Tetangga Dengar Tangisan dan Suara Keras
TRIBUNJOGJA.COM / Pradito Rida
Kamar indekos yang menjadi tempat ditemukannya seorang nenek bersama cucunya yang meninggal dalam posisi bersebelahan. Tampak pula salah seorang penghuni kos menunjukkan lokasi ditemukannya kedua jenazah tersebut. Jumat (24/8/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penyebab pasti meninggalnya seorang nenek bersama cucunya dengan posisi tidur bersebelahan saat ditemukan di dalam sebuah kamar kos daerah Mrican, Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta'>Kota Yogyakarta hingga saat ini masih belum diketahui.

Akan tetapi, seorang tetangga kos Hartini menyebut bahwa ia sempat mendengar suara tangisan dan suara keras bak benda terjatuh dari kamar Hartini pada hari Senin, (20/8/2018) pagi.

Baca: Penyebab Kematian Nenek dan Cucu di Kota Yogya Masih dalam Penyelidikan Polisi

Seorang penghuni kos yang kamarnya berhadapan dengan kamar Hartini yakni Irma K (19) mengatakan, sebelum tetangga kosnya ditemukan meninggal, ia mengaku sempat bertemu pada pagi harinya.

Namun, saat ia sampai di kos siang harinya sudah tidak bertemu dengan tetangga kosnya tersebut.

"Jam 8 (Pagi) dia (Hartini) masih ada dan menyuapi cucunya, terus jam setengah 9 sempat pergi dan gembokan kamarnya. Nah, saya jam setengah 10 juga pergi dan pulang ke kos habis dhuzur itu," katanya pada Tribunjogja.com, Jumat (24/8/2018).

Lanjutnya, bahwa saat ia sampai ke indekos tersebut sudah tidak melihat Hartini.

Diungkapkannya pula, saat itu situasi sekitar indekos memang cenderung sepi.

Baru sekitar jam 5 sore ayah dari Bagas datang untuk menjemput, dan saat itulah baru ditemukan tetangga kostnya meninggal di samping cucunya.

"Pas pulang siang itu nggak terlihat apa-apa, tapi pintu kamar kosnya sedikit terbuka. Sampai jam 4 sore itu nggak keluar, biasanya kalau keluar dan ketemu saya dia nyuruh main ke kamarnya tapi ini tidak keluar sama sekali," ujarnya.

Sambungnya, beberapa saat setelah ayahnya Bagas datang baru ia mengetahui Hartini dan cucunya sudah meninggal di dalam kamar kos.

Halaman
123
Penulis: rid
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help