Sleman

Difabel di Sleman Turun Tangan dalam Penyembelihan Hewan Kurban

Komunitas Galang Difabel Gamping (Gading) mengundang masyarakat difabel untuk menyembelih hewan kurban.

Difabel di Sleman Turun Tangan dalam Penyembelihan Hewan Kurban
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Ratusan peserta dari berbagai komunitas difabel merayakan idul Adha dengan memasak daging kurban bersama di Mushala AL Galah, Gamping, Sleman (23/8/2018) 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM - Komunitas Galang Difabel Gamping (Gading) bekerjasama dengan Bank Difabel Ngaglik merayakan Idul Adha dengan mengundang masyarakat difabel untuk berpartisipasi dalam penyembelihan hewan kurban.

Ada 1 sapi dan 30 kambing yang disembelih di halaman Mushala AL Galah, Gamping Sleman.

Baca: 4 Penyu Terdampar Mati di Pesisir Pantai Selatan Gunungkidul

Pembina Kelompok Difabel, Ahmad Maruf mengatakan selain memperingati Idul Adha juga untuk ajang silaturahmi.

Ada sekitar 300 peserta dalam acara tersebut.

"Jadi teman-teman difabel berkumpul untuk merayakan Idul Kurban. Nanti kita masak sendiri, lalu makan siang bersama. Ada acara pengajian juga. Untuk anak-anak yang ikut ada tempat sendiri untuk kegiatan mewarnai dan mendongeng," kata Ahmad pada Tribunjogja.com, Kamis (23/8/2018).

Dalam acara tersebut, diharapkan dapat menumbuhkan tingkat percaya diri, bahwa difabel juga mampu.

Ahmad berharap masyarakat juga mau bergabung bersama difabel dan menjadikan sahabat agar bisa berproses bersama.

"Biasanya difabel jadi objek, kali ini mereka jadi subjek. Mereka membuat acara sendiri, memotong sendiri, memasak sendiri. Artinya kan mereka mampu. Harapannya masyarakat juga memandang difabel juga sebagai subjek. Sehingga bisa berproses bersama," lanjutnya.

Suarni adalah seorang peserta yang ikut.

Baca: Mahasiswa Universitas Janabadra Ciptakan Alat Pembelah Durian Dari Besi

Ia sangat senang bisa mengikuti acara tersebut.

Menurutnya ini adalah acara terbesar yang pernah diadakan.

"Seneng bisa ikut ini. Ini acara terbesar dan paling meriah. Belum pernah ada yang ikut sebanyak ini. Pengennya tahun depan juga diadakan lagi," ujarnya. (*)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved