Kota Yogyakarta

Gerakan Masak Daging Qurban 2018 Disambut Baik Warga Kauman

Gerakan Masak Daging Qurban 2018 bertujuan untuk mencegah penjualan daging kurban, terutama kaum dhuafa.

Gerakan Masak Daging Qurban 2018 Disambut Baik Warga Kauman
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Gerakan Masak Daging Qurban 2018 yang diselenggarakan oleh Explorasa Nusantara, Jogja Culinary School, dan chef Profesional di depan sekretariat masjid Gedhe Kauman supaya masyarakat tidak menjual daging kurban, Rabu (22/8/2018). 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Darsih keluar dari area pemotongan hewan kurban, belakang Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta.

Ia membawa plastik berisi daging kurban.

Dari pantauan Tribunjogja.com, ia kemudian menuju pada sebuah tenda depan kantor Sekretariat Masjid Gedhe Kauman.

Baca: Para Chef Siap Masak Olahan Daging Kurban Bagi Masyarakat

Ada spanduk hijau terpasang, bertuliskan Gerakan Masak Daging Qurban 2018.

"Dimasak tongseng," kata Darsih pada petugas, Rabu (22/8/2018).

Petugas tersebut kemudian memberikan daging milik warga Pracimasono itu pada seorang chef.

Daging kemudian dimasukan ke dalam wajan, lalu diberi kuah tongseng.

Daging yang tadinya merah kemudian berubah warna, menjadi kecoklatan.

Chef terus mengaduk daging hingga matang.

Halaman
123
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved