Gempa Lombok

Bantu Gempa Lombok, UMY Kirimkan Tim Khusus

Untuk membantu recovery bencana gempa bumi di Lombok yang terjadi 29 Juli lalu, UMY mengirimkan tim khusus penanggulangan bencana gempa.

Bantu Gempa Lombok, UMY Kirimkan Tim Khusus
twitter/ Sutopo Purwo Nugroho
Proses evakuasi korban reruntuhan sebuah masjid di Lombok Utara. 

TRIBUNJOGJA.COM - Untuk membantu recovery bencana gempa bumi di Lombok yang terjadi 29 Juli lalu, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengirimkan tim khusus penanggulangan bencana gempa.

Tim yang diberangkatkan pada Senin (13/8/2018) itu merupakan tim assesment untuk bangunan dan infrastruktur. Diketuai oleh Sri Atmaja P. Rosyidi, ST., MSc.Eng., Ph.D., PE.

"Tim ini ditujukan untuk melakukan assesment atau penilaian terhadap kondisi bangunan dan infrastruktur yang ada khususnya infrastruktur publik. Tujuannya agar kita dapat melakukan pendataan dan pendeteksian dengan baik juga melakukan klasifikasi terhadap bangunan mana yang masih bisa digunakan dan tidak," terang Sri Atmaja, melalui keterangan tertulis yang diterima tribunjogja.com, Rabu (15/8/2018)

Ia mengungkapkan, dalam tim ini UMY menurunkan sedikitnya 13 orang, yang terdiri dari 3 orang ahli dan 10 orang relawan dari tenik sipil.

Termasuk elektro dan mesin yang telah dilatih di bawah kordinasi Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).

Baca: Pantau Korban Gempa Lombok, UII Kembali Kirim Tim Medis

"Ada ketidakstabilan lempeng di sana. Apalagi kemarin sempat terjadi gempa lagi, sehingga bangunan yang sudah tertimpa gempa akan terlihat utuh padahal itu sudah tidak stabil karena mengalami kerusakan. Maka tim assesment ini akan melakukan tugas selama 10 hari di Lombok, yang dibagi kelompok lagi di Lombok Utara dan Timur untuk melakukan pemetaan akses titik-titik longsor dan keamanan gedung-gedung, khususnya gedung sekolah," jelas dia.

Lebih lanjut, Sri Atmaja mengungkapkan bahwa pengiriman tim ini masih akan terus berlanjut mengingat hasil yang diperoleh oleh tim assesment ini.

Menurutnya, dalam masa tugas 10 hari itu nantinya akan ada evaluasi. Jika memang masih banyak yang harus dilakukan maka pihaknya akan melakukan rotasi dengan mengirimkan tim tindak lanjut berikutnya.

"Ini sebagai panggilan kemanusiaan yang merupakan bentuk kontribusi UMY untuk bangsa ini" tutupnya. (tribunjogja)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved