Liga 1

Tidak Lagi Berkandang di SSA, Pelatih Persija Optimis Tatap Sisa Laga Putaran Kedua

Tidak Lagi Berkandang di SSA, Pelatih Persija Optimis Tatap Sisa Laga Putaran Kedua

Tidak Lagi Berkandang di SSA, Pelatih Persija Optimis Tatap Sisa Laga Putaran Kedua
TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri
Pemain Persija Jakarta, Maman Abdurahman berusaha melepaskan tendangan ke gawang PSMS Medan dalam lanjutan kompetisi Gojek Liga 1 di Stadion Sultan Agung, bantul, DI Yogyakarta, Minggu (12/8/2018). Dalam laga tersebut tuan rumah Persija ditahan imbang PSMS Medan dengan skor 0-0. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra optimis menatap laga sisa laga diputaran kedua meski sebelum jeda kompetisi tidak bisa meraih poin penuh, ditahan imbang Arema FC 1-1 pada laga tandang (5/8/2018), dan kembali berbagi poin dengan juru kunci PSMS Medan usai bermain imbang tanpa gol (12/8/2018).

 Laga kontra PSMS Medan di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (12/8/2018), merupakan laga terakhir Persija Jakarta sebagai tim musafir.

Itu berarti, mulai pekan ke-22, karena pekan ke-21 Persija akan bertandang ke markas Borneo FC, Ismed Sofyan dan kawan-kawan tidak akan menjamu lawannya lagi di SSA.

Sebab, Macan Kemayoran bakal kembali berkandang di ibu kota dan sekitarnya.

Baca: Hasil Liga Inggris: Liverpool Gasak West Ham United 4-0, Mo Salah Cetak Gol

"Semua tahu karena dipakai Asian Games, kita harus cari tempat lain. Tapi di putaran kedua kita bisa main di Stadion Patriot atau Gelora Bung Karno, tentu ini bagus untuk tim," ujar Teco, sapaan akrab Stefano Cugurra usai laga kontra PSMS Medan di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (12/8/2018).

"Tim lebih kuat di sana. Buat yang support juga, kasihan mereka harus datang jauh-jauh ke Bantul. Seperti yang saya bilang datang dari jauh tapi di putaran kedua di Stadion Patriot lebih bagus buat supporter dan lebih bagus buat tim juga," imbuhnya.

Sebelum terusir dari ibu kota, Persija rutin menghiasi papan atas klasemen Liga 1. Namun usai menjadi tim musafir, Macan Kemayoran bahkan sempat terlempar dari 10 besar.

Tak ayal, kritik akibat penampilan tidak konsisten pun harus dituai Teco usai laga imbang kontra Ayam Kinantan.

Baca: Hasil Sepakbola Asian Games, Timnas U-23 Indonesia Bantai Taiwan 4-0

Meski demikian, dirinya akan lebih bekerja keras untuk bisa mengembalikan Persija pada track kemenangan.

"Kita harus kerja lebih keras, buatlah kritik itu tidak datang lagi. kita harus kejar lagi di latihan, waktu ada pertandingan kita harus menang," kata Teco.

Dari empat laga kandang di Bantul yang dilakoni Ismed Sofyan dkk, Persija hanya meraih satu kemenangan kontra Bhayangkara FC (27/7/2018).

Sedangkan sisanya mereka harus menelan sekali kekalahan kontra Bali United, dan dua hasil imbang lawan PSM Makassar dan PSMS Medan.

"Kita sudah menang di sini (Bantul) lebih dari satu kali, lawan PSIS Semarang (tandang), PS Tira (tandang), dan Bhayangkara FC (kandang). Kita terimakasih Bantul sudah terima kita main disini," pungkasnya. (tribunjogja)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help