Tentara Turki Baku Tembak dengan Kelompok Pemberontak Suriah

Kelompok pemberontak Free Syrian Army (FSA) terlibat baku tembak sengit dengan pasukan Turki

Tentara Turki Baku Tembak dengan Kelompok Pemberontak Suriah
internet
Kelompok pemberontak Free Syrian Army (FSA) di Dara'a memamerkan rudal Abu Bakr, sebagai bagian unjuk kekuatan menghadapi serbuan pasukan Suriah. 

TRIBUNJOGJA.COM, BEIRUT - Kelompok pemberontak Free Syrian Army (FSA) terlibat baku tembak sengit dengan pasukan Turki di wilayah utara Provinsi Idlib, Suriah. Baku tembak ini terjadi di masa-masa genting kemungkinan serangan besar dari pasukan Suriah.

Insiden ini diwartakan situs berita Al Masdar News dari Beirut, Lebanon, mengutip sumber- sumber mereka di kalangan oposisi, Senin (13/8/2018). Baku tembak bermula ketika sniper Turki menembak seorang petani di desa Kafr Houm.

Anggota FSA merespon penembakan itu dengan menyerang kubu tentara Turki yang memang masuk ke wilayah Suriah sejak beberapa waktu lalu. Turki berusaha memburu kelompok Kurdistan, dan jauh masuk ke wilayah Suriah tanpa izin.

Korban dilaporkan berjatuhan di kedua belah pihak. Insiden ini menjadi peristiwa pertama yang terpantau selama perang tujuh tahun terakhir di Suriah, dan terjadi antara kelompok FSA dan pasukan Turki.

Pemberontak FSA oleh negara barat disebut kelompok moderat, dan mendapat dukungan logistik, politik, dan teknis dari AS dan sekutu-sekutu NATO serta koalisi Arab. Kelompok ini beranggotakan warga Suriah dan warga asing yang berjihad ke Suriah.

Turki meningkatkan kehadirannya di Suriah utara, dan membangun pos-pos pemantauan menyusul mendekatnya serangan Damaskus guna merebut Idlib. Rencana ini diungkapkan langsung Presiden Reccep Tayyip Erdogan, Minggu lalu.

Selain di Idlib, Turki juga membangun pos militer di Aleppo dan Hama. Pos-pos ini dibangun secara ilegal oleh Turki, alias tidak sepengetahuan dan tanpa izin pemerintah serta militer Damaskus.

Turki juga mendirikan pos pemantauan militer di Jabat Al Akrad di Provinsi Latakia. Menurut sumber militer Suriah, pos-pos militer Turki itu kerap membiarkan kelompok militan pemberontak melancarkan aksinya ke pasukan Suriah di wilayah tersebut.(Tribunjogja.com/AMN/xna)

Penulis: xna
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help