Kulonprogo

Cukupi Kebutuhan Air Bersih, BPBD Kulonprogo Cari Sumber Alternatif

Sumber alternatif diperlukan mengingat BPBD Kulonprogo juga harus berbagi dengan masyarakat sekitar sumber tersebut.

Cukupi Kebutuhan Air Bersih, BPBD Kulonprogo Cari Sumber Alternatif
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Warga Pedukuhan Pundak, Desa Kembang, Kecamatan Nanggulan tengah mengusung jeriken berisi air bersih dengan angkong. Desa tersebut kini mengalami kekeringan dan sulit mendapatkan air bersih. 

TRIBUNJOGJA.COM - Alternatif sumber air bersih kini tengah dicari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo.

Hal itu sebagai langkah antisipasi kian sulitnya pasokan air bersih untuk didistribusikan kepada masyarakat.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kulonprogo, Suhardiyana mengatakan sumber alternatif diperlukan mengingat pihaknya juga harus berbagi dengan masyarakat sekitar sumber tersebut.

Di sisi lain, BPBD juga masih harus mendistribusikan air bersih kepada sejumlah masayrakat yang telah mengajukan permohonan bantuan.

Baca: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan di 24 Kecamatan di DIY

"Masyarakat sekitar juga membutuhkan air dari situ. Jadi, petugas harus tahu diri dan memanfaatkan alternatif sumber lainnya," kata Suhardiyana pada Tribunjogja.com, Minggu (12/8/2018).

Adapun saat ini, selain Waduk Sermo, BPBD Kulonprogo mengambil air bersih dari sumur di kantor PMI cabang Kulonprogo, sumber air di Desa Banguncipto (Sentolo), serta Sendang Kembang di Desa Banjararu (Kalibawang). Pada sumber air di tengah lingkungan warga, pengambilan airnya dibatasi maksimal dua tangki atau sekitar 10 ribu liter per hari. 

Demikian juga di sumber pengolahan air minum di Waduk Sermo, pengambilan air hanya bisa dilakukan sampai pukul 15.00 saja.

Sebagai alternatif, kebutuhan air bersih turut dicukupi dari sumur pantek di wilayah Palihan, Kecamatan Temon. 

"Sejauh ini, pelayanan kepada masyarakat yang kesulitan mendapat air bersih belum sampai terganggu," kata dia.

Baca: Alami Kekeringan, Warga Dusun Ini Rela Jual Kambing Untuk Beli Air Bersih

Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Binangun Kulonprogo, Jumantoro menyebut tidak ada penurunan produksi air bersih pada musim kemarau ini dan persediaan air bersih untuk pelanggan masih mencukupi.

Hanya saja, pihaknya memang membatasi permintaan air menggunakan truk tangki, terutama saat terjadi beban puncak. Hal ini untuk menjaga kelancaran pasokan kepada masyarakat pelanggan.(*)

Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help