Selatan Jawa Miliki Siklus Alamiah Gempa

Sebagai salah satu bagian dari Ring Of Fire Indonesia memang tidak akan lepas dari bencana gempa, namun waktunya tidak dapat diprediksi

Selatan Jawa Miliki Siklus Alamiah Gempa
RISTEK.go.id
Peta Pertemuan Lempeng Bumi di Wilayah Indonesia (garis warna merah) yang menyebabkan Indonesia menjadi Wilayah Potensial Gempa Tektonik. 

TRIBUNJOGJA.com - Sebagai salah satu bagian dari Ring Of Fire Indonesia memang tidak akan lepas dari bencana gempa, namun waktunya tidak dapat diprediksi karena sampai saat ini tidak ada teknologi yang bisa mendeteksinya.

Yogyakarta dan bagian selatan pulau jawa tentu saja menjadi bagian yang rawan bencana terutama gempa.

(Baca juga: Enam Gempa Besar Ring of Fire dalam Empat Hari, Dimana Selanjutnya?)

Keniscayaan adanya gempa tersebut karena adanya pergerakan lempeng Indo-Australia yang ada di selatan pulau jawa, namun kapan pergerakan lempeng tersebut akan menjadi gempa belum bisa diprediksi karena pergerakannya lambat sekali hanya 7cm per tahun

Kalau kita bicara statistik gempa cukup besar memang beberapa kali terjadi di Yogyakarta.

(Baca juga: Ini Prediksi Wajah Bumi 250 Juta Tahun Mendatang Akibat Pergerakan Lempeng Tektonik)

Beberapa yang tercatat diantaranya terjadi pada tahun 1930an lalu kemudian 2006 kalau lihat siklusnya memang ada tren berulang atau recurrency dalam 60-70 tahun.

Jika dilihat lebih lama lagi, dalam sejarah gempa juga sempat beberapa kali melanda Yogyakarta yang dapat dilihat dari beberapa candi yang terkubur dan ditemukan.

Walaupun secara statistik pengulangan itu ada namun secara ilmiah tetap saja kejadian gempa itu tidak dapat diprediksikan dan dipastikan waktunya. (*)

--

News Analysis Gempa'>Siklus Alamiah Gempa Oleh Dr. Ir. C . Prasetyadi, M.Sc. dosen Teknik Geologi UPN Veteran Yogyakarta. Artikel ini sudah ditayangkan di TRIBUN JOGJA pada 2015 lalu

Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help